Pasific Pos.com
Opini

Memandang Bencana Internasional Covid-19 Dari Sisi Berbeda

Bencana Internasional Covid-19
Muhammad Ridho, Mahasiswa Berprestasi Semester 8 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (foto:ist)

Mungkin, tidak sedikit dari kita yang merasa bosan karena harus berdiam diri di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama. Apalagi bagi siswa dan mahasiswa yang dipusingkan dengan banyaknya tugas.

Semenjak pemerintah pusat maupun daerah dan hampir seluruh instansi di Indonesia melakukan kebijakan libur selama dua pekan bahkan lebih. Hal tersebut dilakukan untuk sebuah alasan, yakni mencoba melindungi masyarakat melalui upaya penghentian penyebaran virus covid-19 atau yang lebih kita kenal dengan Corona.

Meski hal ini dapat dikatakan sebagai bencana internasional, namun dibalik setiap musibah pasti selalu memiliki dampak positif bila dipandang dari sisi yang berbeda.

Setidaknya wabah virus corona ini memilki beberapa dampak positif, di antaranya adalah: Kita diajari untuk lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri. Sejak wabah ini melanda, menjadikan kita lebih sering untuk mencuci tangan, mandi, mencuci bahan makanan seperti sayur dan buah lebih bersih.

Kita juga mungkin lebih banyak mengonsumsi vitamin/suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh. Wabah ini juga memaksa setiap individu untuk menggunakan masker setiap keluar rumah, meski tidak terjangkiti virus setidaknya menghindari kita dari paparan debu.

Kemudian yang terpenting adalah wabah ini menjadikan kita untuk lebih berhati-hati jajan diluar rumah, artinya menghindari kemungkinan kita memakan makanan yang sebenarnya tidak layak bagi tubuh kita.

Polusi udara berkurang, tentunya banyak dari kita yang sudah mengetahui dampak dari polusi udara terhadap kesehatan, dengan banyaknya negara di dunia yang memberlakukan sistem lock down, artinya jumlah kendaraan yang berlalu-lalang diatas muka bumi ini pun berkurang. Hal tersebut secara langsung berdampak bagi perbaikan kualitas udara di dunia.

Artikel Terkait

Tindak Lanjuti Intruksi Bupati Waropen, Pabung Kodim 1709 YAWA Meninjau Pos Covid-19

Afrans

14 Kabupaten/Kota di Papua Sudah Terdampak Covid-19

Bams

8 Pasien Covid Dinyatakan Sembuh Dan Kembali Ke Keluarga

Fani

20 Pasien Sembuh, Tapi ada Tambahan 21 Kasus Positif

Bams

Wagub Lepas Relawan Covid-19 Papua

Bams

Wagub : Papua Belum Terapkan Kebijakan “New Normal”

Bams

Pemkot Jayapura Dukung Pelaksanaan New Normal

Fani

Penambahan 4 Kasus Covid-19 di Mimika, Total Keseluruhan 205 Kasus Terkonfirmasi

Fani

Bupati Waropen Keluarkan Intruksi Pembatasan Aktivitas Warga

Afrans