Pasific Pos.com
Headline

Pekan Vaksinasi Covid-19 Menuju PON XX Papua

Salah satu panitia PB PON dari bidang Logistik mendapat suntikan vaksin dari petugas Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kamis, 22 Juli 2021.

JAYAPURA – Tiga bulan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, panitia mulai melakukan persiapan. Salah satunya melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap panitia pelaksana.

Vaksinasi yang berlangsung di aula Kantor Dinas Otonom Provinsi Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, tidak hanya diikuti oleh Panitia PON tetapi juga masyarakat umum.

Ketua Tim Koordinator Pekan Vaksinasi Covid-19 PB PON Papua, dr Demus kogoya mengatakan bahwa Pekan Vaksinasi Covid-19 menuju PON XX 2021 akan berlangsung selama satu minggu kedepan.

“Semua yang terlibat dalam panitia PON wajib untuk vaksin, karena mereka akan bertemu dengan banyak orang dari luar daerah yang tidak bisa kita ketahui terjangkit COVID-19 atau tidak. Dikatakan, dalam beberapa kesemapatan, Presiden Joko Widodo sudah memerintakan kepada pemerintah Papua untuk memberikan vaksinasi kepada semua panitia, atlet maupun masyarakat yang berada di sekitar venue PON,” kata dr. Demus Kogoya kepada wartawan disela-sela Vaksinasi Covid-19, Kamis (22/7/2021).

dr. Demus menuturkan, semua orang yang akan terlibat pada PON bulan Oktober mendatang wajib untuk vaksin. “Bukan kita Papua sendiri yang vaksin, para atlet dari official dari 33 provinsi lainnya juga vaksin, Bapak Presiden menyatakan para atlet wajib divaksin, begitu juga masyarakat sekitar venue pertandingan olahraga juga akan divaksinasi,” katanya.

Salah satu panitia PB PON dari Bidang Sekretariat mendapat suntikan vaksin dari petugas Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kamis, 22 Juli 2021.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Umum PB PON Papua, Elia Loupatty mengucapkan terimakasih kepada Tim Kesehatan Provinsi Papua sudah membantu vaksinasi Covid-19 untuk para panitia, atlet, offisial dan masyarakat di areal venue PON.

Menurutnya, vaksin tersebut menjadi momentum bagi Papua menyambut PON bulan Oktober mendatang, dan perintah Bapak Presiden untuk semua orang yang terlibat pada PON divaksinasi.

“Kita akan berhadapan dengan banyak orang yang datang dari luar daerah, sehingga vaksinasi ini bagus bagi diri kita sendiri, dan kita panitia PON harus menjadi contoh bagi orang lain,” ujarnya.

Loupatty menambahkan, pekan Vaksin menuju PON XX bukan saja dilakukan di Jayapura, tetapi juga dilaksanakan di klaster lainnya.

Seperti di Kota Jayapura, katanya, Sub PB PON Kota Jayapura sudah melakukan vaksinasi bagi masyarakat sekitar venue pertandingan.

“Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke tim vaksinasi sudah bergerak, bahkan bapak Presiden perintahkan masyarakat Kabupaten Keerom harus divaksin karena dekat dengan kota Jayapura,” ujarnya.

Selain itu, vaksinasi COVID-19 akan terus diupayakan agar semua panitia mendapatkan vaksin agar semuanya bisa bekerja dengan baik.

“Kita panitia harus sehat, bagaimana kita mau selenggarakan PON kalau panitia sendiri tidak sehat, panitia akan bekerja full di lapangan, maka kita pastikan semua harus sehat,” tutupnya.

Artikel Terkait

Panglima TNI Berikan Bantuan Tabung Oksigen dan Ribuan Alkes Pada Masyarakat Papua

Jems

RSUD Jayapura Produksi Oksigen Medis

Bams

Awal September, Bus Operasional PON Tiba di Papua

Bams

Jelang PON, Papua Tutup Akses Udara dan Laut

Bams

Kasus Covid-19 Meningkat, Papua Pertimbangkan Lockdown

Bams

Menteri Tjahjo Imbau ASN Proaktif Mempercepat Penanganan Pandemi

Bams

PON XX, Peralatan Basket Dikirim ke Mimika

Bams

POBSI Papua Bangga, PB PON Datangkan Peralatan Standar Internasional

Bams

1,6 Triliun Anggaran PON Papua Tidak Lagi Lewat Kementerian/Lembaga

Bams