Pasific Pos.com
Headline Pendidikan & Kesehatan

Pemprov Papua Canangkan Vaksin Covid-19

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mencanangkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19, yang ditandai dengan pemberian vaksin kepada sejumlah Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan masyarakat, bertempat di RS Umum Daerah Jayapura, Jumat, 15 Januari 2021.

Pencanangan secara simbolis dilakukan dengan melakukan penyuntikkan vaksin covid-19 kepada beberapa pejabat publik di antaranya, Pangdam XVII Cenderawasih, Kabid Humas Polda Papua, Ketua IDI Papua dan beberapa tokoh agama dan masyarakat lainnya.

Plt Sekda Papua, Doren Wakerkwa dalam sambutannya mengatakan pencanangan gerakan vaksinasi covid-19 dimulai hari ini. “Kami mengapresiasi kehadiran dan kesediaan para pejabat serta tokoh agama, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam gerakan pencanangan covid-19,” ujarnya.

Sekda mengatakan, hingga 13 Januari 2021, jumlah angka kasus Covid-19 di Papua sudah mencapai 14.332 orang dengan 265 diantaranya meninggal dan 12.828 orang sembuh.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menekan laju pandemi ini dengan segara cara seperti terus mengkampanyekan penerapan protokol pencegahan 3M. Memakai Masker, Jaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan meningkatkan pemeriksaan Covid-19 bagi penduduk yang berada di Papua.

Sekda mengaku, perlu kita berbahagia karena saat ini, vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan jenis Sinovac juga sudah diterima oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk selanjutnya diberikan kepada tegana kesehatan yang menjadi prioritas.

Dimana, jumlah vaksin yang diterima pada tahap pertama ini adalah 14.680 dosis dan akan diberikan mulai bulan Januari hingga Maret 2021. Vaksin telah didistribusikan ke tiga kabupaten/kota untuk sasaran di Kota Jayapura sebanyak 3.464, kabupaten Jayapura sebanyak 1.343 dan Kab. Mimika 2.449. Masing-masing tenaga kesehatan akan mendapatkan dua kali penyuntikan dengan jarak menyuntikan 14 hari.

“Kita harus menyakini bahwa vaksin ini aman dan akan bermanfaat bagi kita semua. Vaksin ini sudah mendapatkan izin dari penggunaan dari Badan POM RI serta mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga sangat layak untuk diberikan. Hingga saat ini sudah hampir dua ratus orang tenaga vaksinator di Provinsi Papua yang dilatih untuk memberikan vaksinasi Covid-19 ini,” ujarnya.

Artikel Terkait

Atlet Positif Covid-19, Koni Papua Berhati-Hati Kirim Atlet Try Out

Bams

Pengelolaan Keuangan Papua Meningkat Signifikan

Bams

Pemprov Papua Operasi Pasar Sepekan Jelang Lebaran

Afrans

Antisipasi COVID-19, Papua Perketat jalur Perbatasan RI-PNG

Afrans

Varian Baru Covid Baru Lebih Ganas, Menkes Ingatkan Warga Papua di Perbatasan PNG

Afrans

Tinjau Vaksinasi di Kota Jayapura, Menkes Berpesan Utamakan Vaksinasi Lansia

Afrans

Kodim Jayapura Intensifkan Patroli Yustisi Guna Cegah Penyebaran Covid

Afrans

Pemprov Papua Diminta Tinjau Kembali Penempatan Para Kepala OPD

Tiara

per 30 Maret 2021, 550 Orang Telah Divaksinasi Covid-19 di Waropen

Afrans