Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

Tiba di Pelabuhan Jayapura, KM Dobonsolo Bawa 30 Kontainer Logistik

KM Dobonsolo Bawa 30 Kontainer Logistik
KM Dobonsolo membawa 30 kontainer logistik sandar di Pelabuhan Jayapura, Senin (20/4/2020).

Jayapura – Kapal milik PT Pelni kembali mendatangkan bahan kebutuhan masyarakat menggunakan KM Dobonsolo.

Kepala PT Pelni Cabang Jayapura, Harianto Sembiring mengatakan, kapal tersebut tiba di Pelabuhan Jayapura sekitar pukul 15.00 WIT membawa 30 kontainer berlayar dari Jakarta, Surabaya dan Makassar.

“Ada 30 kontainer dengan rincian ayam beku 1 kontainer, telur ayam antarpulau (anpu) 9 kontainer, sembako dan barang lain 20 kontainer, bawang merah dan putih, kentang, dan bawang bombay sebanyak 299 koli,” kata Harianto melalui pesan Whatsapp, Senin (20/4/2020).

Harianto memastikan bahwa KM Dobonsolo hanya membawa logistik, tidak membawa penumpang. “Kapal penumpang Pelni hanya membawa logistik sejak akses keluar masuk orang di pelabuhan laut ditutup sementara oleh pemerintah daerah untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona,” ucap Harianto.

Sebelumnya, Pemprov Papua didukung PT Pelni mendatangkan logistik 41 kontainer menggunakan KM Ciremai dengan rincian 40 kontainer berisi komoditi campuran kering, 1 kontainer berisi komoditi yang dibekukan atau basah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Dissperindagkop), UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamay Ia menyampaikan terima kasih kepada PT Pelni atas dukungan mendatangkan komoditi menggunakan kapal penumpang.

Laduani memastikan bahwa kendati menggunakan kapal penumpang, namun kapal tersebut hanya membawa logistik, tidak membawa penumpang sejak penutupan akses penumpang di pelabuhan laut di Papua.

Ia juga mengimbau kepada pengecer dan distributor agar menjual komoditi dengan harga wajar, terlebih bahan pokok (bapok).

“Jangan bermain di tengah kesulitan orang lain karena sampai saat ini kita sudah inventarisir dampak wabah Covid-19 ini banyak masyarakat yang kehilangan pendapatannya, sehingga persoalan ekonomi akan berdampak kepada persoalan sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” ucapnya.

Artikel Terkait

Angka Kesembuhan Covid-19 di Papua Terus Meningkat

Bams

Sumule : Wabah Corona Belum Berkahir, Pemda Diminta Lebih Waspada

Bams

84 Tenaga Medis Dok II Jayapura Positif Corona

Bams

Pemkot Jayapura Serahkan Bantuan Sembako Tahap II

Fani

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams

Doni Monardo Bangga Dengan Klub Persipura

Bams

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams