Pasific Pos.com
Info Papua

Kenius Kogoya : Nasib PON 2020 Ada di Tangan Presiden Jokowi

Persiapan pon Atlet Papua
Kenius Kogoya

JAYAPURA – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua akan mendapatkan kepastian melalui Presiden RI, Joko Widodo.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Papua, Kenius Kogoya menyatakan, PON XX adalah multi event olahraga nasional. Oleh karena itu, keputusan akhir tunda atau tidak tetap berada di tangan Presiden Jokowi.

Diakuinya, memang benar dengan kondisi virus corona atau Corona COVID-19 menghambat Persiapan atlet PON Papua. “Covid-19 hambat kesiapan atlet Papua, karena tidak bisa try out ke luar, tapi atlet kita tetap fokus latihan, tetapi tepat menjaga kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah,” ujar Kenius Kogoya kepada pers di Jayapura, Senin (20/4/2020).

Kenius menyampaikan, PON 2020 di Papua diagendakan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November mendatang apakah nanti ditunda tahun depan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Namun demikian, Koni akan mengupayakan pemusatan latihan atlet PON Papua tetap berjalan. “Atlet kami tetap latihan, kesiapan kita sudah cukup lama sejak 2018, kalau kita hentikan pemusatan latihan, maka kita akan kesulitan lagi memulai dari awal, karena membentuk seorang atlet tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kita sudah persiapan dua tahun, ini waktu yang panjang dan atlet sekarang kurang lebih 800 orang, Koni dan Puslatprov sudah komitmen, jadi atau tidaknya PON di Papua, pemusatan latihan berjalan terus,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Alexander Kapisa, mengatakan, telah berkomunikasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Kapisa mengaku pihaknya terus melaporkan progres dan situasi terkini terkait persiapan dan venue PON yang sedang dikerjakan. “Kami selalu melaporkan ke Menko PMK hingga saat ini progres venue baik yang bersumber dari APBD maupun APBD sudah mencapai 85-90 persen,” katanya.

Artikel Terkait

Wagub : Tak Taat Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi Saja

Bams

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams