Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Perencanaan Pembangunan Tolikara Berbasis E-Planning

Tolikara Berbasis E-Planning

Jayapura – Pemerintah Kabupaten Tolikara menggelar Rapat Pembahasan Progres Pengisian Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran (TA) 2021 ke dalam aplikasi e-planning.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari kedepan dibuka secara resmi Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara Mufli musaad,S.Sos,M.Si.

Dalam rapat pembukaan tampak hadir sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunakan masker dan menjaga jarak.

Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dalam arahannya, mengatakan penyusunan Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2021 harus profesional sesuai visi dan misi Pembangunan Daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara.

“Rapat ini sebagai tindak lanjut atas rapat asistensi dan sinkronisasi Renja OPD tahun 2020 dengan aplikasi e-planning yang telah dilaksanakan tahun 2019 yang lalu. Guna memantapkan pengisin Renja OPD pada aplikasi e-planning secara online,” ujar Bupati Usman.

Bupati Usman berharap masukan atau input Renja OPD dapat terlaksana dengan baik.

“Dalam penyusunan Renja, setiap pemimpin OPD harus hindari segala kepentingan pribadi atau kelompok. Semua program dan kegiatan yang dilaksanakan harus bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat,” tegasnya.

Dikatakan, dalam penyusunan Rencana Kerja harus berdasarkan perencanaan awal. Pelaksanaannya juga harus dikawal sehingga hasil akhir bisa dinikmati dan dilihat langsung oleh masyarakat.

Selain itu, Bupati Usman menegaskan bahwa pembangunan di tahun 2021 terfokus pada semua sektor (jalan, jembatan, pariwisata, perumahan, kesehatan, perekonomian).

“Pembangunan kita arahkan lebih banyak merubah wajah kota Karubaga sebagai ibukota Kabupaten Tolikara,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara, Mufli Musaad, S.Sos.,M.Si meminta seluruh pimpinan OPD agar memperhatikan pekerjaan yang tertunda atau belum diselesaikan pada tahun sebelumnya agar bisa dilaksanakan tahun 2021.

“Pagu indikatif masih pakai standar tahun 2020 dan bisa berubah bergantung pada perkembangan fiskal Nasional,” kata Mufli Musaad

Musaad berharap kerja sama Pimpinan OPD agar lebih professional dan tetap semangat.

“Penyelenggaraan pemerintahan semakin maju. Sebagaimana arahan Bapak Bupati, mari kita bersama-sama bersinergi, saling menopang satu sama lain,’’ imbaunya.

Usai pembukaan rapat itu dilanjutkan dengan pembahasan dan pengimputan Renja masing – masing OPD melalui aplikasi online e-planing. Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Tolikara mengawali pembahasan. Bappeda Tolikara megelar rapat pembahasan renja di Jayapura karena Tolikara terkendala dengan jaringan internet, sementara pengimputan e-planning harus dilakukan secara online.

Artikel Terkait

Sekian Tahun Jalankan Roda Pemerintahan di Jayapura, Kinerja Pemkab Tolikara Disoroti

Tiara

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tolikara Gelar Bimtek

Bams

Berhasil Jaga Kerukunan Umat Beragama, Bupati Tolikara Terima Penghargaan

Bams

Pemkab Tolikara Ukir Sejarah, Raih Predikat WDP

Bams

ASN Pemkab Tolikara Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Bams

Ketua Komisi V DPR Papua Geram, Pemkab Tolikara Belum Salurkan Bantuan ke Mahasiswa

Tiara

Tidak Punya Data Nama Mahasiswa di Luar Papua, Pemkab Tolikara Dianggap Aneh

Tiara

Tolikara Masih Aman dari Covid-19

Bams

Cegah Covid-19, Pemkab Tolikara Lakukan Pembatasan Aksen Jalan

Bams