Pasific Pos.com
Info Papua

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

DPPAD Papua

Jayapura – Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua melakukan Rapid Test Covid-19 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan dinas tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). Tes cepat dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan, dengan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 tentang physical distancing.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait di Jayapura, Jumat pagi, mengatakan rapid test Covid-19 diikuti kurang lebih 700 orang yang terdiri dari ASN, cleaning servis dan keluarga ASN.

“Rapid Test ini bertujuan untuk memastikan kondisi ASN, karena ASN pada Dinas Pendikan, Perpustakaan dan Arsip setiap hari melayani banyak masyarakat, sehingga kami ingin memastikan kondisi terakhir ASN,” katanya.

Ia mengatakan, jika jumlah yang akan mengikuti rapid test terlalu banyak, maka bisa dibagi dalam dua gelombang, tetapi yang ingin kami pastikan adalah semua ASN dalam kondisi sehat.

Jadi, dalam pemeriksaan rapid test nanti ditemukan ada ASN yang reaktif, tentu akan dilakukan isolasi mandiri dan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Untuk memastikan semua ASN mengikuti rapid test, Christian Sohilaid langsung memantau sekaligus menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

“Semoga pandemi bisa segera normal kembali, dan semoga hasil rapid test negatif semuanya, sehingga kita bisa dapat melaksanakan tugas untuk mamajukan pendidikan di bumi Cenderawasih yang kita cintai ini,” ucapnya.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Komisi IV DPR Papua Minta Pemprov Tambah Penerbangan

Tiara

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

RS Tolak Pasien, Ini Penjelasakan Pemprov Papua

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani