Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

DPA Ditarik Kembali Bukan Karena Rolling Jabatan

Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd, M.KP.

SENTANI – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Distrik (Pemdis) sampai saat ini belum bisa memulai pelaksanaan kegiatan, lantaran Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang awalnya sudah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw pada Jumat (19/2/2021) lalu agar bisa dibagikan ke OPD dan Pemdis itu ditarik kembali. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd, M.KP, menegaskan bahwa penarikan kembali DPA tersebut tidak ada hubungannya dengan rolling Jabatan yang mulai diperbincangkan oleh banyak kalangan masyarakat.

Ditemui diruang kerjanya, Kamis (25/2/2021) siang, Sekda Hanna mengungkapkan alasan belum dibagikannya atau ditariknya kembali DPA. Dimana, saat Pemda Kabupaten Jayapura sedang melakukan penyesuaian terhadap aplikasi baru, yakni Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Daerah termasuk Kabupaten Jayapura, kata Sekda Hanna, ada penyesuaian terhadap aplikasi baru SIPD tersebut, yang merupakan instruksi Kemendagri. Sehingga Pemda yang sebelumnya menggunakan SIMDA dipaksakan harus ikut menerapkan SIPD.

“Ini dilakukan karena ada penyesuaian terhadap aplikasi yang mana, dulunya kami (menggunakan) di SIMDA, sekarang harus pindah ke SIPD. Nah sekarang dari SIPD, kita input kembali ke SIMDA supaya penyelenggaraan keuangan bisa jalan, atau kegiatan-kegiatan yang mendesak seperti sekarang ini rapat-rapat penting, juga ada perjalanan dan segala macam untuk bisa berjalan,” jelas Hanna Hikoyabi.

Oleh karena itu, ia kembali menegaskan bahwa ditariknya kembali DPA dari OPD dan Pemdis tidak ada kaitannya dengan isu rolling walaupun dalam waktu dekat ini ada rolling jabatan bagi pejabat eselon II, III dan IV itu tidak ada kaitannya dengan ditariknya kembali DPA dari setiap OPD maupun Pemdis, melainkan itu karena adanya penyesuaian atau perubahan input data dari SIPD ke SIMDA.

“Sambil penyesuaian itu, kita pasti penyesuaian kepada dokumen, jadi penyesuaian aplikasi itu tidak ada masalah. Kalau soal rolling itu kan kapan saja toh, kapan diganti bisa saja ya, bukan karena rolling. Tapi, masalah penyesuaian ke aplikasi SIPD kemudian dari SIPD kembali ke SIMDA untuk penataan keuangan bisa berjalan, sehingga DPA itu ditarik kembali. Kalau lebih jelasnya bisa tanya kepala keuangan (BPKAD),” ujarnya.

“Memang ada penyesuaian, yang pasti kurang-kurang disitu harus disesuaikan. Sehingga itu tidak menjadi faktor penghambat daripada penyelenggaraan kerja setiap hari. Ini kan masih bulan Februari, saya pikir belum terlambat dan masih bisa dipacu,” tambah Sekda Hanna diakhir wawancaranya.

Artikel Terkait

Bupati Jayapura Tandatangani SK Pembentukan TP2DD

Jems

Ini Harapan Asisten III Saat Buka Pelatihan Instalasi Jaringan VSAT dan Maintenance

Jems

Perkuat Kampung Tangguh, Polres, Nestle dan Pemkab Jayapura Jalin Kerjasama

Jems

Ini Fokus Kepala Kampung Dobar Dalam 100 Hari Kerja

Jems

Ini Kata Bupati Mathius Ketika Menjadi Narasumber Rapat Pelimpahan Kewenangan ke Distrik

Jems

Dinas PPKB Kabupaten Jayapura Akan Gelar Pendataan Keluarga 2021

Jems

Asisten I Setda Kabupaten Jayapura Kembali Jabat Ketua RAPI

Jems

Pemkab Jayapura Akan Kembali Refocusing Anggaran 2021

Jems

Bupati Mathius Minta OPD Susun Refocusing Anggaran

Jems