Pasific Pos.com
Headline

Bahas Covid-19, Wagub Video Conference dengan Bupati/Walikota se Papua

Dana PON Belum Dialihkan Untuk Covid-19
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal

JAYAPURA – Wakil Gubernur, Klemen Tinal melakukan video conference bersama para Bupati dan Walikota se Papua terkait dampak penularan virus corona yang telah mewabah di Indonesia terutama di bumi Cenderawasih.

Ikut hadir bersama Wakil Gubernur Klemen Tinal yakni Pj Sekda Papua, Ridwan Rumasukun, Asisten I Papua, Doren Wakerkwa, Asisten II M. Musa’ad dan kepala OPD di Sasana Karya Kantor Gubernur Papua, Senin (4/5/2020).

Wagub Klemen Tinal kepada wartawan mengatakan, video Conference dengan kepala daerah di kabupaten/kota bertujuan untuk meminimalisir dampak penularan virus corona di Papua.

Wagub mengatakan, secara umum bupati, wali kota dan gugus tugas di kabupaten/kota sudah bekerja dengan baik dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya.

Namun, orang nomor dua di Papua itu meminta bupati dan walikota tetap melakukan koordinasi dan komunikasi terus menerus dengan provinsi.

“kami tadi ada mengingatkan kembali kepada jajaran kabupaten/kota agar lebih disiplin dengan tetap mengikuti standar prosedur yang ada dalam mengatasi situasi Covid-19,” katanya.

Selain itu, kata Wagub, pemerintah provinsi juga menyampaikan bantuan yang diberikan, baik untuk sosial kemasyarakatan yang dikirimkan langsung ke bupati dan wali kota, tapi juga untuk kesehatan yang diberikan langsung ke rumah sakit rujukan.

“Jadi vodeo conference akan kita dilakukan secara berkala, dua minggu sekali sampai dengan situasi virus corona ini selesai,” katanya lagi.

Ia menyatakan, melihat kasus corona di Papua akhir-akhir ini naik sangat pesat, sehingga ada dua kemungkinan yakni, penanangan sudah dilakukan secara masif sehingga jumlah kasus naik.

Tapi kalau secara negatif kita berfikir, penularannya yang terjadi secara masif. Karena itu semua pihak harus bersatu padu memastikan semua ODP dan PDP sudah jalanai tes, sehingga ada kasus baru yang muncul itu berarti dari cluster baru.

Terkait permintaan kabupaten/kota agar besaran dana Otsus tidak di potong, kata Wagub Tinal porsi dana Otsus sama sekali tidak akan dikurangi, yakni tetap 80 persen.

Dengan demikian bupati/wali kota diharapkan lebih giat dalam menangani situasi ini. “Pointnya, apa pun yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan dilakukan semuanya. Bahkan, kami sudah mengambil kebijakan yang lebih membantu karena kami peduli dengan situasi yang dihadapi Papua saat ini,” tutupnya.

Artikel Terkait

Ini Penyebab Pemkot Jayapura Kembali Tutup Pasar Youtefa

Zulkifli

Angka Kesembuhan Covid-19 di Papua Terus Meningkat

Bams

Resmi Ditetapkan, Pokok-Pokok Pikiran Dewan Diserahkan ke Pemprov Papua

Tiara

Sumule : Wabah Corona Belum Berkahir, Pemda Diminta Lebih Waspada

Bams

84 Tenaga Medis Dok II Jayapura Positif Corona

Bams

Pemkot Jayapura Serahkan Bantuan Sembako Tahap II

Fani

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Seleksi Jabatan Sekda Papua Tunggu Keputusan Jokowi

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams