Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Mahasiswa/i Asal Sarmi Terharu Dapat Bantuan 25 Alat Musik dari Ketua DPD Gerindra Papua

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH saat foto bersama dengan para mahasis/i Sarmi di Asrama Bonggo Sarmi.(

Jayapura, – Tunaikan janji, Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPR Papua. Yanni SH beserta stafnya kembali mengunjungi mahasiswa asal Kabupaten Sarmi yang ada di Kota Jayapura, sekaligus memberikan bantuan alat musik sebanyak 25 unit. 20 Gitar dan 5 Keyboard. Pemberian alat musik itu berlangsung di Asrama Bonggo Sarmi, Kotaraja pada Minggu 24 Januari 2021.

Dimana sesuai janjinya pada 22 Desember 2020 lalu, saat melakukan hearing Komisi III DPR Papua bersama para mahasiswa/i asal Kabupaten Sarmi di Asrama Bonggo, Yanni memang telah berjanji akan memberikan bantuan alat musik Kayboard dan Gitar.

Atas permintaan adik-adik mahasiswa itu, akhirnya Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua ini pun berkomitmen untuk mengabulkan keinginan dari para mahasiswa/i tersebut, dengan syarat dibagi masing-masing perwakilan dari 5 wilayah adat yang ada di Kabupaten Sarmi.

Kelima wilayah ada ini adalah, Sobei, Armati Berik, Rumbuway, Manirem dan Isirawa. Sehingga, masing-masing mahasiswa/i dari lima wilayah adat itu mendapat satu keyboard lengkap dengan kakinya serta 5 gitar untuk digunakan sebaik mungkin juga untuk mengembangkan bakat terpendam dari adik-adik mahasiswa ini.

Yanni berharap, semoga pemberian alat musik itu dapat bermanfaat dan dengan harapan akan hadir bakat-bakat seni yang lahir menjadi seniman Papua yang hebat.

“Jadi dengan adanya pemberian alat musik ini, bisa menemukan bakat-bakat seni yang terpendam dan luar biasa dari Kabupaten Sarmi. Itu yang saya harapkan,” kata Yanni dalam sambutannya disela-sela kegiatan penyerahan bantuan alat musik di Asrama Bonggo, Sarmi, pada akhir pekan kemarin.

Alumni mahasiswa Kabupaten Sarmi perwakilan dari wilayah adat Manirem, Lurans Waum mengaku terharu dengan adanya pemberian alat musik tersebut. Secara pribadi dan sebagai senior mahasiswa Sarmi tapi juga mewakili dari wilayah adat Manirem menyampaikan terimakasih banyak kepada mama Yanni yang dengan suka cita melayani kami secara tulus yang kemudian memberikan bantuan alat musik dan sembako berupa mie instan, sehingga kami masing-mandapat satu karton.

“Apa yang dilakukan oleh mama Yanni bukan hanya sekedar kata-kata ataupun janji semata. Ini terbukti dengan ibu memberikan kami alat musik yang tidak sedikit jumlahnya dan ini menjadi tolak ukur untuk masa depan kami mahasiswa Kabupaten Sarmi bagaimana kedepan kita melihat seorang mama Yanni untuk memberikan memotivasi kepada kaum perempuan-perempuan, khususnya kaum perempuan yang ada di Kabupaten Sarmi,”ujarnya.

Untuk itu sebagai alumni mahasiswa Sarmi, Lurans menyarankan kepada para mahasiswi, jangan jadikan moment kuliah ini hanya sekedar kuliah saja, tapi teruslah berjuang bahwa persamaan gender selalu ada.

“Jadi bukan saja kaum laki-laki yang berjuang tapi saat ini perempuan juga harus berjuang untuk mendapatkan hak yang sama atau kedudukan yang sama dengan kaum laki-laki,” pesan Lurans.

Menurutnya, pemberian alat musik ini atas inisiatif ibu Yanni yang sangat luar biasa yang harus kita rawat dan jaga dengan baik sehingga kedepannya kami bisa menjadi seniman yang handal dan terkenal sesuai harapan ibu Yanni.

Hal senada disampaikan salah satu mahasiswi Sarmi, Yubelina Sawen perwakilan dari wilayah adat Sobey menyampaikan terimakasih kepada ibu Yanni yang dengan suka rela telah memberikan bantuan alat musik yang tidak sedikit jumlahnya.

“Kami tahu berapa dana yang telah dikeluarkan mama Yanni hanya untuk membelikan kami alat musik ini. Kebaikan hati ibu tidak bisa kami balas dengan apa pun, tapi kami hanya bisa mendoakan ibu semoga selalu diberi kesehatan serta umur panjang dan Tuhan selalu lindungi langkah ibu dimana pun berada. Kami pun berharap karier politik ibu selalu sukses,” harapnya.

Mahasiswi lainnya, Sendi H. Thimbuat dari wilayah adat Tor Atas Armatik Berik mengatakan, sangat berterimakasih kepada ibu Yanni karena sudah menjawab semua pertanyaan kami saat itu dan kini ibu kembali memenuhi kebutuhan kami dengan memberikan alat musik.

“Mungkin dengan alat musik ini kami bisa menyalurkan hobby kami menjadi seniman sesuai harapan dari ibu Yanni,”ucapnya.

Wakil Ketua KNPI Kabupaten Sarmi, Frans Wanewar juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Yanni yang dengan kerendahan hati sudah membantu adik-adik kami sehingga hari ini kami bisa menyaksikan janji ibu untuk menyerahkan alat musik yaitu keyboard dan gitar yangbtelah diberikan kepada perwakilan mahasiswa dari masing-masih suku di lima wilayah adat Kabupaten Sarmi.

Pada kesempatan itu, sebagai senior Frans Wanewar juga mengingatkan mahasiswa tersebut, agar pemberian alat musik itu harus dijaga dengan baik dan tidak bisa menjadi milik pribadi, apalagi dibawa pulang.

“Ini pemberian orang tua kita, mama kita sehingga alat musik ini harus dijaga dan dipergunakan sebaik mungkin untuk pengembangan bakat kalian. Ingat itu baik, jangan kalian terima lalu mau jadi milik pribadi. Karena yang terima alat musik itu yang punya nama lalu menganggap bahwa pemberian alat musik itu atas nama dia. Itu tidak boleh, kelakuan seperti ini tidak boleh kalian pakai. Barang ini diberikan untuk dipakai bersama dalam asrama ataupun dalam kegiatan gereja tidak boleh dibawa ke kosan masing-masing. Sehingga sewaktu-waktu ibu datang ke Asrama Bonggo lagi, ibu bisa melihat hasil pemberiannya. Untuk itu jadi orang harus bertanggungjawan dan hargai orang yamg sudah memberikannya,” tekan Frans.

Sementara itu Ketua Pemuda Adat Kabupaten Sarmi Esau Sawery menambahkan, memberikan apresiasi dan suport kepada Ibu Yanni yang mana telah hadir kembali di Asrama Bonggo ini.

“Kehadiran ibu yang kedua kalinya di asrama Bonggo ini untuk memenuhi permintaan dari adik-adik mahasiswa/i Sarmi. Yang saat itu telah mengusulkan alat musik kayboard dan gitar yang akan digunakan pada kegiatan mahasiswa maupun saat kegiatan gereja, ” kata Yesau.

Selain alat musik kata Esau, Ibu Yanni juga memberikan puluhan paket sembako berupa mie instan sebanyak satu karton untuk masih-masing mahasiswa juga membagikan masker.

“Tak hanya itu, ibu juga menyediakan puluhan nasi kotak untuk ade-ade makan serta uang transport. Jadi sebagai senior sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada ibu Yanni atas perhatiannya dan rasa kepeduliannya yang begitu besar,” tutup Esau Sawery.

Artikel Terkait

Reses Perdana, Yanni Kunjungi Dua Kelompok Petani di Kabupaten Sarmi

Tiara

Saat Reses di Sarmi, Yanni Beri Bantuan 1 Unit Kayboard Kepada Gereja Khatolik

Tiara

Reses di Kabupaten Sarmi, Yanni Bagikan 500 Kelambu Kepada Masyarakat di 9 Kampung

Tiara

Dari Dana Reses, Yanni Berikan 5 Unit Motor Kepada Tokoh Masyarakat dan Kader Gerindra

Tiara

Ketua DPD Gerindra Papua Beri Hadiah Motor Kepada Kader Yang Berprestasi

Tiara

Tepati Janji, Yanni Berikan 20 Gitar Kepada Anak Yatim di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai

Tiara

Ketua DPD Gerindra Papua Beri Bantuan Atribut Sepak Bola Kepada Tim BPU FC Sarmi dan Tim Lapago FC Mimika

Tiara

Lakukan Hearing, Yanni Kembali Beri Bantuan Kepada Tiga Tempat Ibadah di Sarmi

Tiara

Di HUT Gerindra ke-13, Prabowo Sebut Nama “Yanni” Selalu Dihati

Tiara