Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Tepati Janji, Yanni Berikan 20 Gitar Kepada Anak Yatim di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH saat foto bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai, Sentani.

Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Papua, Yanni SH, akhirnya memenuhi janjinya untuk memberikan alat musik berupa Gitar kepada 20 anak yatim piatu yang ada si Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai Sentani, Kabupaten Jayapura.

Dimana sebelumnya, pada 28 Januari 2021 lalu, dalam kegiatan kunjungan kasih saat itu, Yanni memang telah berjanji untuk memberikan gitar kepada anak-anak yang ada di panti asuhan tersebut.

Sebagai Pimpinan Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai Sentani, Suster Aleksia
mengaku terharu dan bahagia, namun bangga ternadap sosok seorang ibu Yanni. Yang menurutnya ibu Yanni begitu baik, perhatian serta penuh kasih sayang terhadap anak-anak.

Kata suster Aleksia, rasa kepedulian ibu Yanni terhadap anak-anak sangat tulus. Sebab apa yang ia berikan kepada anak-anak di panti asuhan ini dilakukan dengan ihklas. Padahal pejabat mana pun belum pernah melakukan hal seperti yang dilakukan oleh ibu Yanni. Apalagi memberikan alat musik seperti ini dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Semoga kebaikan hati dan ketulusan hati ibu terhadap anak-anak yatim piatu ini mendapat balasan yang sangat berharga dari Tuhan. Keinginan anak-anak untuk memiliki gitar memang sudah sejak lama, namun keinginan itu hanya tersimpan dalam hati mereka. Tapi dengan kunjungan kasih ibu Yanni yang pertama di panti asuhan ini, dimana beliau telah berjanji akan memberikan gitar kepada 20 anak-anak yang ada disini, anak-anak ini begitu terharu dan senang mendengarnya. Kini janji itu, ibu Yanni telah mewujudkannya. Kami semua yang ada dalam Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai ini mengucapkan terimakasih bu, kami tidak bisa membalas dengan apa pun selain hanya bisa mendoakan ibu semoga selalu diberi kesehatan, umur panjang, dimudahkan dalam segala urusannya dan semoga menjadi pemimpin yang amanah bagi rakyat,” kata suster Aleksia ketika ditemui Pasific Pos di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai Sentani, beberapa hari lalu.

Menurut suster Aleksia, kehadiran pertama ibu Yanni di tengah-tengah anak-anak di Panti Asuhan Putri Kerahiman ini begitu dirasakan oleh anak-anak yang memang sangat merindukan kasih sayang dari sosok seorang mama.

“Kegembiraan dan suka cita itu tak hanya dirasakan oleh anak-anak panti, tetapi hal itu juga dirasakan oleh kami sebagai pengurus panti dan seluruh penghuni yang ada di panti asuhan ini. Kehadiran ibu Yanni saat itu langsung terjalin sebuah rasa persaudaraan dan persahabatan,” tuturnya.

Apalagi lanjutnya, situasinya sangat problematis dengan latar belakang yang berbeda. Ditambah dengan situasi kedua orang tua mereka yang telah tiada. Sehingga ini menjadi obat pelipu lara untuk anak-anak.

“Jujur kehadiran sosok ibu Yanni di panti asuhan ini membuat anak-anak ini kembali ceriah dan bersemangat. Mereka lebih merasa bahwa ini adalah ibu kami. Jadi kehadiran ibu Yanni di panti ini adalah sebagai obat untuk mengobati rasa rindu mereka kepada orang tuanya,” ujar suster Aleksia.

Terlebih lagi kata suster, ini janji ibu Yanni kepada anak-anak untuk membawakan gitar sebanyak 20 pic. Dan memang anak-anak Papua ini mereka juga memiliki bakat alam yang perlu diasah kemampuannya dalam bermain musik.

“Dengan adanya pemberian gitar ini, mereka akan buat sesuatu untuk mengembangkan hoby mereka dalam bermain musik dengan bermain gitar. Karena selama ini memang anak-anak merindukan untuk bermain musik. Hanya saja di panti asuhan ini, kami gitar hanya punya satu gitar, itu pun sudah mulai rusak,” ungkapnya.

Namun kata suster Aleksia, ketika ibu Yanni datang dengan membawa 20 gitar, anak-anak ini terharu namun begitu gembira dan senangnya luar biasa, sebab apa yang diimpi-impikan selama ini, kini terwujud sudah.

“Kami akan terus mengasah bakat anak-anak ini supaya kita bisa kembangkan sehingga kedepannya kita bisa melihat anak ini punya keahlian bermain musik apa. Jadi sekali lagi terimakasih banyak kepada ibu Yanni yang sudah memberikan bantuan gitar yang tidak sedikit jumlahnya. Semoga kebaikan hati ibu Tuhan selalu memberkati dan semoga dilancarkan semua apa yang menjadi kenginan ibu dalam membantu masyarakat kecil termasuk anak-anak yatim yang ada di panti ini,” ucapnya.

Pada kesrmpatan itu, salah satu anak panti, Rosalina Kaimo menyampaikan terimakasih yang mendalam kepada ibu Yanni.

Bahkan, Rosalina Kaimo juga mendoakan ibu Yanni untuk selalu menjadi ibu yang baik kepada siapa saja.

“Semoga ibu Yanni selalu sukses dalam berkarya dan juga dalam menjalankan seluruh tugasnya. Dan semoga Tuhan selalu memberika. yang terbaik kepada ibu Yanni,” kata Rosalina Kaimo sambil menahan isak tangisnya lantaran terharu.

Menurut Rosalina dan teman-temannya, kehadiran sosok ibu Yanni di panti asuhan ini sebagai pengganti orang tua mereka yang sudah lama ditinggal oleh ayah dan ibunya.

“Ibu Yanni adalah mama bagi kami. Hanya Mama Yanni yang mengerti kami, dan mengerti apa yang kami mau. Ketulusan mama Yanni terhadap kami begitu kami rasakan. Bahkan tak hanya memberikan kami gitar, tapi mama Yanni juga memberikan kami pulihan paket sembako dan nasi kotak. Kebaikan dan ketulusan hati mama Yanni ini akan selalu kami kenang dan kami akan merawat gitar ini dengan baik. Sehingga suatu hari ketika kami menjadi orang sukses seperti mama Yanni, kami langsunh ingat bahwa gitar ini adalah pemberian dari seorang ibu yang negitu bebat, yaitu mama Yanni. Kami bangga sama mama Yanni,” ungkap Rosalina.

Namun Rodalina dan teman-temannya berharap, semoga ibu Yanni sesering mungkin bisa berkunjung ke Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai Sentani, meskipun tak membawa apa-apa.

“Tapi kami juga berharap, mama Yanni bisa ke panti-panti asuhan lainnya yang ada di Kota Jayapura, maupun di kabupaten. Sehingga kebahagiaan yang kami rasakan ini, juga bisa dirasakan oleh teman-teman yang senasib dengan kami yang ada di panti asuhan lainnya,” harapnya.

Sementara itu, dihadapan anak-anak yatim ini, Ibu Yanni mengatakan, kalau dirinya datang kembali di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai ini untuk menepati janji. Yang sebelumnya pada 28 Januari 2021 lalu melakukan kunjungan kasih ke panti asuhan ini dan dihadapan puluhan anak-anak, ibu berjanji akan memberikan alat musik yaitu gitar, namun saat itu hanya ada dua puluh anak yang mengacungkan jari yang ingin sekali memiliki gitar.

“Waktu itu ibu memang janji paling lama satu bulan akan mewujudkan keinginan anak-anak untuk memiliki gitar. Tapi ini belum sebulan ibu sudah kembali ke panti asuhan ini untuk menepati janji. Ibu selalu teringat ketika kemarin ibu di Jakarta ada janji kepada anak-anak semua untuk memberikan gitar. Tapi pemberian gitar ini jangan hanya digantung saja dan juga jangan mengganggu ketenangan teman-teman lainnyabyang sedang tidur ataupun yang sedang belajar. Kalau bisa, yang belum lancar bermain gitar harus belajar terus. Siapa tahu ada yang punya bakat dalam bermain musik yang bisa kita kembangkan,” kata Yanni dihadapan puluhan anak-anak yang ada di panti asuhan itu.

Bahkan, Anggota Komsi III DPR Papua ini terus mengingatkan anak-anak untuk tidak berhenti berlatih sehingga ketika ada yang sudah mahir bermain gitar, tidak menutup kemungkinan bakat terpendam itu akan diorbitkan.

“Karena kemarin yang dua puluh orang angkat tangan minta gitar tentunya ada keinginan untuk belajar. Oleh karena itu, jangan ini menjadi hanya hiasan saja, tapi ini harus betul-betul di tekuni. Dan ibu sangat percaya nanti akan ada bakat-bakat seni yang mengalir dan sangat luar biasa yang muncul dari dua puluh orang anak-anak yang ada di Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai ini,” ujar Politikus Partai Gerindra Papua ini.

Namun kata Yanni, bagi yang belum dapat gitar, jangan berkecil hati. Karena nanti ada saatnya ibu datang kembali dan memberikan hadiah yang sama.

“Ibu berpesan untuk pelajaran utama, anak-anak harus rajin belajar. Nanti setelah itu yang punya bakat-bakat seni silahkan belajar memetik gitar dengan baik dan sempurnah sehingga enak di dengar. Ibu mau mendengarkan dua bulan berikutnya anak-anak sudah pada mahir bermain gitar dengan mengalunkan sebuah musik yang begitu enak di dengar dan dapat menyanyikan lagu-lagu yang indah. Ini ada memberi tapi juga ada sanksinya. Sanksinya ya harus lebih giat belajar,” tutup Yanni.

Artikel Terkait

Jalin Silaturahmi, Partai Gerindra Papua Datangi Kantor DPW NasDem

Jems

Gerindra Papua Berbagi 1000 Takjil di Penghujung Bulan Ramadhan 1443 H

Bams

Reses Perdana, Yanni Kunjungi Dua Kelompok Petani di Kabupaten Sarmi

Tiara

Saat Reses di Sarmi, Yanni Beri Bantuan 1 Unit Kayboard Kepada Gereja Khatolik

Tiara

Reses di Kabupaten Sarmi, Yanni Bagikan 500 Kelambu Kepada Masyarakat di 9 Kampung

Tiara

Dari Dana Reses, Yanni Berikan 5 Unit Motor Kepada Tokoh Masyarakat dan Kader Gerindra

Tiara

Ketua DPD Gerindra Papua Beri Hadiah Motor Kepada Kader Yang Berprestasi

Tiara

Ketua DPD Gerindra Papua Beri Bantuan Atribut Sepak Bola Kepada Tim BPU FC Sarmi dan Tim Lapago FC Mimika

Tiara

Lakukan Hearing, Yanni Kembali Beri Bantuan Kepada Tiga Tempat Ibadah di Sarmi

Tiara

Leave a Comment