Pasific Pos.com
Kriminal

Kantor Polisi Diserang, Satu Perwira Jadi Korban

Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw

JAYAPURA – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Elelim Polres Yalimo di serang sekelompok warga yang termakan informasi hoax, Kamis (24/9) siang.

Kejadian tersebut bermula dari seorang penjual miras berinisial H diamankan aparat kepolisian satt menggelar razia. Seketika itu salah satu pelaku menyebutkan bahwa pihak kepolisian hendak melindungi H si penjual miras itu.

Warga sekitar yang mendengar informasi itu langsung melakukan penyerangan dengan melempari Polsek Elelim dengan batu, bahkan dalam insiden itu satu perwira Polisi mengalami luka cukup serius dan kini harus mendapatkan perawatan intensif.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw ketika di konfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana saat ini situasi pasca penyerangan itu kondusif.

“Iya benar ada penyerangan sekelompok warga siang tadi sekitar pukul 12.00 WIT, namun saat ini situasi kondusif,” tegasnya.

Ia pun menerangkan Perwira Polisi yang menjadi korban penyerangan sekelompok warga itu bernama Ipda Samuel Yunus.

“Korban sudah dievakuasi ke Jayapura dan kini mendapatkan perawatan di rumah sakit Bhayangkara akibat luka lemparan batu cukup parah,” jelasnya.

Ia pun menjelaskan, kasus penyerangan sekelompok warga itu lantaran terhasut informasi hoax yang disebarkan oleh oknum tidak bertangung jawab.

“Bermula dari penjual miras local diamankan ketika dilakukan razia, warga yang mendengar kalau penjual miras itu dilindungi aparat (Polisi) seketika warga sekitar langsung melempari batu kea rah Polsek,” bebernya.

Mantan Kapolda Sumut ini pun berharap, warga Yalimo tidak mudah terprovokasi isu yang tidak jelas kerana Yalimo akan menyelenggarakan Pilkada .

“Saya berharap masyarakat jangan mudah terpancing kalau ada isu seperti itu, datang baik-baik dan tanyakan. Banyak hoax, apalagi Yalmi menjelang Pilkada jadi rentan terhadap berita hoax,” kata Paulus.

Artikel Terkait

Polisi Tidak Ijinkan Wakil Bupati Penabrak Polwan ikut Debat Kandidat

Ridwan

16 Daerah Terpapar Covid-19, Terbaru Puncak Jaya dan Yalimo

Bams