Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

10 Kabupaten di Papua Dapat Bantuan Buku Pelajaran Agama Kristen

Guru Harus Menguasai IT
Christian Sohilait

Jayapura – Kanwil Kemenag Papua mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua buku pelajaran agama Kristen Protestan dan Katolik.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala DPPAD Papua, Christian Sohilait didampingi Kabid Perpustakaan, Ahmad Jalali dan diterima oleh Kepala Kanwil Kemenag Papua, Pdt. Amsal Yowei di Kantor Kanwil Kemenag Papua, Jumat (19/2/2021).

Kabid Perpustakaan DPPAD Papua, Ahmad Jalali mengatakan, buku tersebut nantinya akan disalurkan oleh Kanwil Kemenag Papua kepada 13 Sekolah di 10 Kabupaten yang terbatas dengan akses internet. Tujuannya untuk mendukung para siswa di sekolah tersebut tetap bisa belajar.

“Dalam suasana Pandemi Covid-19 ini, akses internet menjadi salah satu pendukung kuat proses belajar mengajar. Namun masih ada daerah yang terbatas akses internet, makanya kami bantu dengan buku pelajaran agama Kristen Protestan dan Katolik,”

Ia menambahkan, bantuan buku tersebut berjumlah 9.635 eksemplar dengna 35 judul. Sementara jumlah siswa penerima bantuan buku sebanyak 847 siswa kelas 9, 10 dan 11.

“Kita juga berharap dengan bantuan ini dapat meningkatkan minat mereka khususnya di bidang keagamaan sehingga mereka bisa menyebarkan ilmu-ilmu agama ke masyarakat lainnya,” tambah Ahmad.

Sementara itu, Pdt. Amsal Yowei mengapresiasi bantuan buku yang diberikan DPPAD Provinsi Papua itu. Ia pun memastikan bakal segera menyalurkan bantuan buku tersebut kepada 13 sekolah yang terdaftar sebagai penerima bantuan.

“Terima kasih sudah membantu kami khususnya kepada sekolah-sekolah kristen protestan dan katolik yang ada di Kementerian Agama,” ucapnya.

Ia pun berharap, kerjasama antara DPPAD Papua dan Kanwil Kemenag Papua kedepanya bisa terus terbangun dengan baik.

“Kami harap kedepan bukan saja media pembelajaran tapi juga sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan sekolah swasta maupun sekolah lainnya bisa mendapata dukungan dari DPPAD Papua,” harapnya.

Artikel Terkait

Kajati Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Otsus Pada Dinas Pendidikan Papua

Bams

Penerapan Kurikulum Darurat, Target Diharap Tercapai

Arafura News

Sekolah Dilarang Tatap Muka, Kurikulum Darurat Jadi Solusi

Arafura News

Pembelajaran Tatap Muka Boleh Dilakukan, Tapi Penuhi Dulu Syaratnya

Bams

Januari 2021, Sekolah Dibolehkan Tatap Muka

Jems

Perkenalan Sekolah di Papua secara Online

Bams

284 Siswa Adem Kembali ke Papua

Bams

Dinas Pendidikan Kerjasama Dengan Uncen Selesaikan Grand Desain Pendidikan Papua

Bams

Sekolah Negeri di Papua Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran

Bams