Pasific Pos.com
Headline Info Papua

Setelah Dilantik, Pejabat Eselon III dan IV Papua Undur Diri

Nicolaus Wenda

JAYAPURA – Puluhan pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah provinsi, telah resmi mengundurkan diri pasca dilantik pada Agustus 2020 lalu.

Meski tak sampai mengganggu kinerja di instansinya masing-masing, namun pengunduran diri sangat disayangkan kepala daerah sebab tak menjalankan kepercayaan yang telah diamanatkan.

“Saya tidak tahu totalnya berapa yang mundur, tapi jumlahnya sekitar puluhan. Tentunya keputusan ini sangat disayangkan sebab mereka sudah diberi kepercayaan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Nicolaus Wenda di Jayapura, Jumat (13/11/2020).

Dikatakan, Wakil Gubernur Klemen Tinal telah menginstruksikan seluruh OPD di lingkungan pemerintah provinsi untuk melakukan evaluasi kinerja.

Oleh sebab itu, pelaporan secara berkala setiap enam bulan wajib dilakukan oleh kepala OPD, untuk kemudian hasil kerja pegawai akan dievaluasi.

“Hal ini bertujuan agar kedepan tidak ada lagi kejadian dimana ada pegawai yang sudah ditunjuk pada jabatan tertentu lalu mengundurkan diri,” kata ia.

Ia tambahkan, baru-baru ini sudah bersepakat dengan seluruh Kepala OPD di lingkungan pemerintah provinsi untuk membentuk tim penilai.

Tim tersebut, wajib melaporkan progres kinerja setiap staf sebelum tutup tahun 2020.

“Artinya masing-masing OPD bentuk tim badan pertimbangan kepangkatan dan jabatan kecil di instansinya. Lalu melaporkan hasil penilaian paling lambat akhir tahun, supaya ada progres di awal tahun depan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Serahkan DIPA 2021, Ini Pesan Wagub Papua

Bams

Pemprov Papua Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi

Bams

Total DIPA Papua Tahun 2021 Rp 44,2 Triliun

Bams

Bakohumas Harus Mampu Memberikan Layanan Informasi Secara Aktif Kepada Masyarakat

Bams

Masalah Tanah Transmigran, Pemprov Papua dan Masyarakat Adat Temui Mendagri

Bams

Tingkat Disiplin ASN, OPD Diminta Terapkan Strategi Reward Punishment

Bams

Wagub Kukuhkan Kepala BKN IX Jayapura dan Lantik 44 Pejabat Fungsional

Bams

25 Persen ASN Papua Terpapar Corona

Bams

APBD Papua 2021 Masih fokus Pada Covid-19

Bams