Pasific Pos.com
Kriminal

Satu Anggota Gugus Tugas Covid-19 Dianiaya Oknum TNI

Anggota Gugus Tugas Covid-19 Dianiaya Oknum TNI
Suasana saat terjadinya kasus penganiayaan terhadap anggota gugus tugas covid-19 di Pertigaan Lampu Merah Pasar Lama Sentani, Selasa (21/7) malam.

SENTANI-  Salah satu anggota gugus Tugas Covid-19 dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura dianiaya oleh oknum anggota TNI Yonif Raider 751/Vira Jaya Sakti.

Penganiayaan terjadi saat anggota gugus tugas tengah melaksanakan tugas pengendalian dan pengawasan di persimpangan Pasar Lama Sentani, Selasa (21/7) malam.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw sangat menyesalkan tindakan oknum anggota TNI itu.

Seharusnya kata Alfons, sebagai anggota TNI memberikan contoh baik kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

“Atas pemukulan itu maka kami sudah lakukan visum dan kami sudah lapor ke polisi, tapi polisi arahkan untuk diteruskan kepada POM. Surat-surat kami hari ini sudah ditujukan ke POM untuk ditindaklanjuti,” kata Alfons Awoitauw di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Rabu (22/7) siang.

Alfons menegaskan, akan menempuh jalur hukum. Karena yang terjadi pada saat itu, tim pos terpadu termasuk pegawai Dishub sedang menjalankan tugas pengawasan di lapangan terkait penerapan Protokol Kesehatan(Prokes).

Menurutnya, pembatasan waktu selama 5 bulan belakangan ini ada pengecualian untuk tugas-tugas tertentu. Terkait tugas-tugas tertentu maka semua masyarakat bisa menunjukkan surat dari gugus ataupun dari instansi yang menugaskan, termasuk tugas intelijen. Karena itu diberikan kebebasan.

“Apa yang dilakukan oleh oknum TNI itu dari sisi pembatasan waktu tidak ada hubungan dengan tugas kedinasan yang dia lakukan. Karena terkonfirmasi bahwa dia setelah melakukan olahraga. Sehingga siapapun yang melintas di atas waktu yang sudah ditentukan itu, wajib diminta konfirmasi,” tegas Alfons Awoitauw.

Lebih jauh Alfons menilai tindakan yang dilakukan oknum TNI yang justru menunjukkan sikap yang tidak terpuji terhadap petugas gugus tugas yang sedang melaksanakan tugasnya.

“Sangat disesalkan karena di dalam tim pos terpadu itu bukan hanya Dishub tapi ada juga teman-teman dari satuan lain seperti TNI dan Polri,”tukasnya.

Ditempat yang sama, pegawai Dishub yang menjadi korban penganiayaan, Theo Z. Talakua menjelaskan, awalnya, sejumlah anggota TNI 751 pulang dari Rindam. Saat itu, mereka berkonvoi menggunakan truk, pikcup dan speda motor. Saat ditahan oleh tim gugus tugas, terjadilah keributan.

“Waktu kejadian, saya masih mendokumentasi kendaraan yang sedang beraktivitas di luar jam yang sudah ditentukan. tapi di sebelah jalan tiba-tiba ada keributan antar anggota TNI dengan petugas gugus tugas karena mereka tidak gunakan masker,”ungkap Theo.

“Mereka adu mulut dengan teman-teman Satpol PP dan teman-teman yang lain, saya masih di situ sebagai dokumentasi. Saya minta ke abang yang ini, bang balik sudah, malah dia balik pukul saya,”lanjut Theo menjelaskan.

Setelah itu, kata Theo suasana menjadi ribut. Karena kesulut emosi dia ingin meladeni oknum tersebut tapi ditarik oleh salah satu temannya yang merupakan anggota Satpol PP agar tidak terjadi perkelahian.

“Sehingga saya langsung pergi ke rumah sakit, melakukan visum dan membuat laporan polisi namun dari kepolisian mengarahkan kami agar langsung melaporkan hal ini ke POM agar dapat di proses,”katanya.

Sementara itu, Wakil Komandan Yonif Rider 751/VJS, Mayor Inf. Ahmadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (22/7), belum memberikan tanggapanya. Dia hanya menyampaikan, kasus itu sedang didalami.

”Masih sementara didalami ya,”ujar Wadanyon singkat.

Artikel Terkait

Polres Jayapura Berhasil Amankan Pelaku Pengeroyokan Guru

Jems

Mengira Ada PIL, Seorang Suami Aniaya Istri

Arafura News

Pelaku Penganiayaan Di Lokalisasi Yobar Masih Dalam Pengejaran

Arafura News

Kodam Cenderawasih Akan Tindak Tegas Jika Prajurit Bersalah

Fani

4 Tahun Buronan, Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polisi

Ridwan

Komnas HAM Keluarkan Dua Rekomendasi Pasca Penganiayaan Yang dilakukan Oknum TNI

Ridwan

Tidak Mau Disemprot Desinfektan Oknum Prajurit Pukulin Masyarakat

Fani

Pelaku Penganiayaan Hingga Tewas Diamankan Polisi

Arafura News

Masalah Utang dan Asmara, Oknum Guru Nekat Bacok Seorang Pria di Jaya Asri

Ridwan