Pasific Pos.com
Papua Selatan

IGI Merauke Bantu Guru Honorer Dan Tenaga Kependidikan

IGI Merauke
Para guru saat melakukan baksos (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,-Ikatan Guru Indonesia (IGI) Merauke belum lama ini menggelar bakti sosial di tengah pandemi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dimana dalam hal ini dilakukan Oleh Agus Kichi Hermansyah, S.Pd., M.Pd selaku anggota IGI Merauke yang merupakan dosen pada Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Musamus.

Menurutnya, pandemi juga dirasakan oleh beberapa guru honor dan tenaga kependidikan yang ada di Kabupaten Merauke. Melihat dampak yang dirasakan tersebut, IGI Merauke ikut serta dalam penggalangan dana guna disalurkan kepada tenaga guru honor dan tenaga kependidikan yang secara langsung terkena dampak dari situasi pandemi yang terjadi saat ini. Hasil penggalangan dana tersebut telah diperoleh uang tunai sebesar Rp. 2.000.000 yang merupakan sumbangan dari IGI Papua dan beras sebanyak 200 kg.

Bantuan tersebut kemudian disalurkan oleh IGI Merauke dengan membaginya menjadi 27 paket bahan makanan dan tersebar di 6 titik pembagian yakni SD YPPK St. Tarsisius Biangkuk (3 paket), SMA Jhon 23 Merauke (3 paket), SMK St. Antonius Merauke (1 paket), SD, SMP, SMA Gerardus Adii Jati-jati (17 paket), SD YPPK Yos Soedarso Kuper (1 paket) dan SD YPPK Wendu (2 paket). Adapun titik kumpul pada rumah kediaman salah satu anggota IGI Merauke yakni Krispinus Palobo, S.Pd., M.Pd yang terletak di kompleks SMA KPG Khas “Papua” Merauke.

Salah satu penerima bantuan yang tidak ingin disebutkan namanya dan bekerja sebagai tenaga kependidikan pada SMA Jhon 23 Merauke menyampaikan terima kasih kepada para relawan IGI yang telah memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Harapannya, IGI semakin eksis dan dapat menjadi organisasi yang semakin berkembang serta dapat menaungi guru- guru yang ada di Merauke secara khusus dan di Indonesia secara umurn.

Bakti Sosial tersebut secara langsung dilaksanakan oleh anggota IGI Merauke yakni Krispinus Palobo, S.Pd, M.Pd, Dormauli Simanulang, S.Pd., M.Pd, Dorothea Rangkoli, S.Pd., M.SI, Victor Warayaan, S.Pd dan Agus Kichi Hermansyah, S.Pd, M.Pd. “Pemberian paket Bama tersebut dimulai dari SD YPPK St. Tarsisius Biankuk dan berakhir di SD YPPK Yos Soedarso Kuper. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat dan menjalin silaturahmi di antara anggota IGI, khususnya anggota IGI di Kabupaten Merauke. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan oleh organisasi-organisasi yang lain sehingga dapat membantu saudara-saudara kita yang terdampak pandemi Covid-19 ini,”ujarnya. Ia menjelaskan, Covid-19 saat ini telah menjadi pandemi global dan berdampak pula di Indonesia, demikian pula di Kabupaten Merauke. Sejak kemunculan awal kasus Covid di Merauke tanggal 18 Maret 2020 ditemukan 1 pasien terkonfirmasi positif hingga tanggal 14 Juli 2020 dengan jumlah kumulatif konfirmasi positif berjumlah 18 orang (Satgas Covid-19 Kabupaten Merauke).

Di tengah pandemi yang terjadi, tentunya memberikan dampak yang disebut oleh Bapak Wakil Presiden dalam liputan berita pagi RRI sebagai kejadian “ekstra ordinary” yakni kejadian yang tidak biasa. Sektor ekonomi, pertahanan, politik, dan bahkan pendidikan tidak luput dari dampak pandemi tersebut. Pada sektor pendidikan, sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga Menengah Atas diliburkan.

Namun bukan berarti tanpa adanya proses pembelajaran sebab proses pembelajaran dilakukan melalui daring dari rumah. Siswa belajar mandiri melalui penugasan yang diberikan oleh guru di rumah. Demikian juga yang terjadi pada jenjang pendidikan tinggi, dimana kampus meliburkan mahasiswarnya dengan tetap melakukan Studi from Home (SFH) dan juga Work from Home (WfH) bagi Dosen dan tenaga kependidikan.

Artikel Terkait

Sohilait : Guru Harus Menguasai IT di Tengah Covid 19

Bams

Edwin Virananda, Guru Kreatif Gagas Program Bersama Kita Sehat

Arafura News

DPR Papua Sarankan Pemda Mau Biayai Guru Yayasan

Tiara

Ibu Rumah Tangga Ini Berbagi Pengalaman

Arafura News

Tenaga Guru dan Kesehatan Wujud Kehadiran Pemerintah di Masyarakat

Jems

Pada Hari Kebangkitan Nasional Walikota Jayapura Berikan Bantuan Bagi 1.860 Guru Honor

Fani

Oknum Guru Penghina Murid di Nonaktifkan Pihak Yayasan

Jems

Hina Murid, Oknum Guru Diproses Hukum

Bams

Ujian Sekolah Berstandar Sekolah Mulai Diterapkan

Arafura News