Pasific Pos.com
Papua Selatan

Ibu Rumah Tangga Ini Berbagi Pengalaman

Ibu Rumah Tangga Ini Berbagi Pengalaman
Siti Rokayah saat membimbing anaknya belajar (foto:iis)
‘ Saat Mendadak Jadi Guru Bagi Anak Di Rumah’

 

MERAUKE,ARAFURA,-Seperti yang diketahui bahwa di masa pandemi Covid 19 seperti sekarang ini, para orang tua dituntut pro aktif untuk mendampingi anak-anaknya saat harus menjalani proses pembelajaran dari rumah dan tentunya hal ini menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi pihak orang tua. Tentunya semua dilakukan demi memaksimalkan pendidikan yang harus diperoleh si buah hati meskipun tidak dapat bertatap muka dengan para guru di sekolah.

Seperti yang dirasakan oleh Siti Rokayah, ibu rumah tangga yang satu ini mengakui bahwa dirinya sangat menikmati aktifitasnya ketika mendadak harus menjadi ibu sekaligus guru untuk anaknya selama pandemi Covid 19 seperti sekarang ini. Ia benar-benar menikmati suka duka yang harus dijalani saat membimbing anaknya, Alfira Nur Ainisa yang saat ini duduk di bangku kelas 5 SD. “Namun saya lebih merasakan sukanya karena senang bisa mempunyai lebih banyak waktu bersama anak, menemani dia bermain karena memang tidak saya perbolehkan untuk bebas pergi ke mana-mana.

Namun saya juga harus bisa membagi waktu karena tugas saya bertambah lagi sebab selain mengurus rumah saya menambah penghasilan dengan membuka warung makan,”jelas wanita berjilbab ini saat diwawancara ARAFURA News. Siti menambahkan, selama menjadi guru untuk sang putri kecilnya, ia lebih sering membantu mengerjakan PR, menerangkan materi sampai dengan mengerjakan tugas-tugas sekolah lainnya.

Adapun tugas-tugas yang diberikan biasanya dikirimkan kepada guru melalui video. Ia bersyukur karena guru di sekolah sangat pengertian sehingga ketika dirinya mengalami kendala atau kesulitan maka bisa menghubungi guru anaknya melaluinya handphone. “Saya juga harus pandai-pandai mengatur waktu dan momen yang pas dengan tetap menyesuaikan kondisi anak. Jadi pada saat moodnya lagi bagus, ya asyik saja saya mengajarnya, tetapi kalau si kecil sedang bosan jdi susah harus dibujuk berkali-kali,”jelasnya.

Sebagai ibu dirinya harus sering mendengarkan curahan hati sang anak yang mulai diserang rasa bosan karena belajar di rumah sangat berbeda dan membuat jenuh. Alasannya karena tidak bisa bertemu teman-temannya di sekolah sehingga menjadikan anak kurang bersemangat. Oleh sebab itu dirinya dengan sabar berupaya untuk memberikan pemahaman agar anak kembali bersemangat dalam belajar. Siti berharap pandemi segera berlalu dan anak-anak dapat kembali bersekolah seperti biasa.

Artikel Terkait

Sohilait : Guru Harus Menguasai IT di Tengah Covid 19

Bams

Edwin Virananda, Guru Kreatif Gagas Program Bersama Kita Sehat

Arafura News

DPR Papua Sarankan Pemda Mau Biayai Guru Yayasan

Tiara

IGI Merauke Bantu Guru Honorer Dan Tenaga Kependidikan

Arafura News

Tenaga Guru dan Kesehatan Wujud Kehadiran Pemerintah di Masyarakat

Jems

Pada Hari Kebangkitan Nasional Walikota Jayapura Berikan Bantuan Bagi 1.860 Guru Honor

Fani

Oknum Guru Penghina Murid di Nonaktifkan Pihak Yayasan

Jems

Hina Murid, Oknum Guru Diproses Hukum

Bams

Ujian Sekolah Berstandar Sekolah Mulai Diterapkan

Arafura News