Pasific Pos.com
Olahraga

Dibawah Bayang-Bayang Covid-19, Ini Tanggapan Persewar Terkait Kompetisi Yang Akan Dilanjutkan

Dibawah Bayang-Bayang Covid-19, Ini Tanggapan Persewar Terkait Kompetisi Yang Akan Dilanjutkan
Pemain Persewar Waropen saat melakukan sesi Latihan di Lapangan Tunas Muda Hamadi Jayapura, sebelum pandemic.

WAROPEN-Liga Indonesia diwacanakan akan digelar pada September atau Oktober mendatang. Hal itu menjadi keputusan rapat Exco yang digelar beberapa waktu lalu, dan PSSI pun sudah menanggapinya dengan memberikan lampu hijau kepada operator PT LIB, untuk mneyusun pola home tournament yang diwacanakan.

Sampai saat ini memang belum ditetapkan tanggal kepastiannya, karena memang masih beberapa bulan lagi, perkembangan covid 19 di Indonesia pasca pemberlakukan new normal ini pun belum melandai. Tuan rumah yang akan menggelar home tournament ini pun belum ditetapkan.

Namun, Persewar Waropen angkat bicara soal kompetisi yang menurut rencana akan Kembali digulirkan. Ketua Umum Persewar Waropen, Yermias Bisai, yang disampaikan oleh Sekretaris Umum Persewar Michael Rumabar, memaparkan, klub pada prinsipnya akan menyesuaikan keputusan akan dilanjutkannya Kembali Liga 2 nanti.

Namun Michael mewanti-wanti pemerintah harus benar-benar siap terhadap kondisi gelombang susulan jika saja terjadi force majeure lagi terkait wabah corona ini. Karena tentu saja akan merugikan klub yang datang dari luar.

“Ini jadi perhatian khusus bagi Persewar. Meski ada wacana untuk menggelar kompetisi dalam format Home Tournament yang terpusat pada satu daerah, kita akan proteksi daerah yang mana yang menjadi pusat,” jelas Michael Rumabar.

Kata dia, Persewar belajar dari pengalaman di Bulan Maret lalu, saat pandemic ini mulai mewabah di Indonesia sedemikian cepatnya, dimana tepat Presiden RI menghentikan sementara kompetisi Liga di Indonesia. Saat itu Persewar yang berada di Biak saja sudah susah untuk memulangkan pemain di daerah masing-masing, padahal daerah tujuan masih di dalam wilayah Provinsi Papua juga.

“Apalagi di luar Papua, jika saja seandainya perkembangan covid-19 ini meningkat, dan setiap daerah pasti memiliki kebijakan untuk menutup daerahnya masing-masing. Tidak bisa terbayang kita saja yang di dalam Papua susah untuk memulangkan pemain, apalagi saat kita berada di luar Papua,” kenangnya.

Management Persewar menyarankan agar Pemerintah Pusat benar-benar mengkaji secara menyeluruh kesiapan Indonesia untuk menggelar Liga Indonesia, dibawah bayang-bayang covid-19 tentunya.

“Baiknya di kaji secara baik, terkait perkembangan penyebaran di setiap daerah, dan merujuk pada pemerintah. Jika pemerintah sudah nyatakan aman, dan menjamin apabila terjadi peningkatan penyebaran gelombang kedua kalinya, bisa menjamin setiap klub dari luar yang akan kembali ke daerah asalnya, dipermudah. Meski sudah diberlakukan pembatasan akses atau lockdown. Saran kami seperti itu,” saran Michael.

Persewar mengaku masih trauma, saat tertahan di Biak pasca pandemic secara nasiopnal. Klub pun kata Michael baik federasi maupun operator mampu melihat dari sisi ketersediaan pembiayaan menjamin klub untuk bisa eksis.

Namun, jika saja dari tim gugus nasional percepatan penanganan covid-19 sudah mengumumkan terjadi grafik penurunan positif covid di Indonesia, Persewar pun pun harus melihat secara khusus daerah masing-masing. Terlebih khusus di Biak dan Waropen menurutnya masih pada masa perkembangan.

“Mungkin didaerah lain sudah pemberlakukan relaksasi sudah di tahap tiga dan empat tapi kita disini belum. Penanganannya di fokuskan dulu. Karena klub trauma Ketika melaksanakan kompetisi dan ada lockdown dan saat itu pula kita berada di daerah lain. Pembiayaan yang timbul akan semakin membengkak,” paparnya.

Terkait dengan format kompetisi, lanjtu Michael, Persewar akan menyurat ke federasi dan operator, jika memang dilakukan home tournament yang berbentuk semi kompetisi, tidak perlu diberlakukan system promosi maupuin degradasi. Kata dia home tournament digelar untuk menggemakan sepakbola nasional untuk tetap hidup demi menyongsong Piala Dunia U-21 dimana Indonesia sebagai tuan rumah di tahun 2021 mendatang.

“Ajang ini (home tournament) untuk menggemakan Kembali sepakbola, tidak perlu ada system promosi dan atau degradasi. Karena tidak ideal untuk kompetisi kelas tinggi sekelas Liga Indonesia. Memang khusus untuk Liga 2 hanya diberlakukan Promosi namun tidak degradasi, itupun dipandang tidak seimbang. Sebab, klub yang datang ke satu daerah yang menjadi lokasi pertandingan klub tersebut akan sangat diuntungkan,” terangnya.

Kalaupun jika digelar tanpa penonton, kata Michael tetap saja akan diuntungkan bagi klub tersebut dari sisi letak geografis, maupun pembiayaan, serta morill pemain. Klub itu yang ditunjuk sebagai lokasi home tournament akan lebih safety, sebab selebihnya secara nonteknis semua perangkat ada disitu.

“Secara umum wilayah yang ditunjuk untuk menggelar home tournament lebih diuntungkan,” imbuhnya.

Sekadar diketahui Statistic untuk klub peserta Liga 2 saat ini, untuk wilayah timur, terdiri dari lima klub berasal dari Pulau Jawa, empat klub dari Pulau Kalimantan, dua klub dari Sulawesi dan dua klub dari wilayah Papua. Menurut Michael Jika pelaksanaan home tournament digelar di Bali, sudah tentu akan terasa lebih netral.

Lebih lanjut, Jika kedepan saat Persewar akan melakukan persiapan untuk Latihan, dari sejumlah pemain yang sudah didaftarkan, tidak semua pemain akan dipanggil untuk bermain. Dengan berbagai alasan, seperti format kompetisi yang diberlakukan (home tournament) tetapi pemain itu tetap terdaftar sebagai pemain Persewar.

“Kita pun akan melihat dari kondisi pemain dari fisik dan kesiapan secara psikologis, dibawah bayang-bayang pandemic covid-19, karena ini system home tournament,” tandasnya. (il).

Artikel Terkait

Masuk Dalam Program Prioritas Pemda Waropen, Gepemkesmawar Bersumber Dari Mana?

Afrans

Hadiri Peletakan Batu Pertama, Bupati Yermias Ajak Warga Dukung Pembangunan Masjid Baiturrahman

Afrans

Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan, Jelang Pilkada Netralitas ASN di Awasi

Afrans

Persewar Jalani Laga Uji Coba Perdana

Afrans

Konferensi KAPP di Waropen, Bahas Ekonomi dan Potensi Daerah

Afrans

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Persewar Perketat Protokol Kesehatan

Afrans

4 Pasangan Calon Resmi Daftar Pilkada Waropen 2020

Afrans