Pasific Pos.com
Headline Papua Selatan

Tangkap Sepuluh Terduga Teroris, Untung Sangaji: Polisi Masih Bekerja, Kita Tidak Ingin Kecolongan

27005211
Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji, M.Hum (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,- Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan upaya antisipasi guna mencegah terjadinya aksi terorisme yang dapat terjadi kapan saja. Pihaknya dalam hal ini tidak ingin kecolongan karena meskipun pelaku utama sudah ditangkap, tidak menutup kemungkinan akan muncul pelaku-pelaku lain yang juga merupakan hasil didikan dari pelaku sebelumnya. Penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 terhadap 10 orang terduga teroris belum lama ini sudah berdasarkan barang bukti yang ditemukan. Tentunya jika tanpa barang bukti yang jelas, pihaknya tidak bisa menahan orang begitu saja.

Namun pada kasus ini semua sudah jelas dengan menyita barang bukti yang akan digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Jadi pelaku sudah merencanakan sesuatu sehingga pihak kepolisian memandang perlu untuk segera mengambil tindakan. “Tindakan yang sudah kita ambil ternyata berkaitan dengan beberapa tempat lainnya sehingga penangkapan kita lakukan serentak karena sudah sejak lama mereka kita awasi. Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, baik di kawasan kota hingga distrik, antara lain Tanah Miring, Kurik dan Jagebob,”ujar Kapolres saat meninjau pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius Katedral kemarin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, 10 tersangka ini berasal dari luar Merauke dan parahnya lagi memiliki keterkaitan dengan aksi terorisme di beberapa daerah lain, seperti bom Sarinah, Poso, Makassar dan lain-lain. Oleh sebab itu kehadiran dirinya selaku Kapolres di Merauke juga untuk memburu tersangka lain, di antaranya yang terkait aksi pengeboman Sarinah. Berkolaborasi dengan Densus 88, pihaknya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan eksekusi. Diketahui pelaku-pelaku ini ingin mengganggu perayaan Natal Desember lalu sehingga pihak kepolisian benar-benar menjaga ketat semua gereja.

Sepuluh orang yang ditangkap ini pasca diintrogasi dan dipetakan, jika diketahui masih ada tersangka lain maka akan langsung ditangkap. “Oleh sebab itu minta maaf saya belum bisa menyebut siapa mereka secara detil karena kita masih dalam tahap pengembangan. Mereka juga diketahui mendatangkan senjata dari luar yang akan dirakit mejadi senjata yang berbahaya. Kita sudah pernah menemukan senjata berburu biasa yang diubah menjadi senjata api.

Saat ini barang bukti sejumlah senjata sudah kita amankan, paku, buku-buku tauhid dan ada beberapa jenis lainnya yang tidak bisa saya sebutkan di sini karena dikuatirkan akan menyebabkan pelaku yang tengah kita incar justru semakin menjauh,”jelas Untung Sangaji. Ia menghimbau agar masyarakat tetap tenang karena pihak kepolisian masih bekerja dengan maksimal. “Kita sudah lakukan tugas di sini dengan baik selama mengemban tugas beberapa bulan ini dan tidak pernah melenceng dari apa yang sudah kita janjikan. Katong akan jaga kampung ini sampai masa tugas selesai,”pungkasnya.**

Artikel Terkait

TNI AL Gelar Serbuan Vaksin Maritim Di Perbatasan Timur Indonesia

Arafura News

Operasi Bibir Sumbing Gratis Turut Warnai Pembentukan KBN

Arafura News

Program Jumat Bersih Terus Berjalan

Arafura News

Salah Satu Terduga Teroris Pernah Ingin Tinggal Di Masjid

Arafura News

Tanamkan Kesadaran, Babinsa Ini Rangkul Warga Binaan

Arafura News

Warga Pintu Air Dapat Bantuan Dari Danramil

Arafura News

Paguyuban Otomotif Deklarasi Dukung PON XX

Arafura News

Unmus Gelar Rakor Terkait Uji Komprehensif PPG

Arafura News

Efraim: Misa Masih Berjalan Normal

Arafura News