RD Harap Boaz dan Kabes Jadi Panutan Pemain Muda Persipura

Jayapura,-  Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan (RD), mengungkapkan harapannya kepada dua pemain senior, Boaz Solossa dan Ian Luis Kabes.

Caoch RD berharap, Boaz dan Kabes dapat menjadi teladan bagi para pemain muda di skuad “Mutiara Hitam”. Kedua pemain ini merupakan bagian dari generasi emas Persipura yang pernah dibesut RD saat menjuarai Liga Indonesia tahun 2005.

Kini, setelah 20 tahun berlalu, RD kembali melatih Persipura. Ia pun merasa bangga bisa kembali melatih Boaz dan Kabes yang pernah ia orbitkan ketika keduanya masih berusia 17 dan 18 tahun.

“Ketika saya melatih Persipura dua dekade lalu, Boaz dan Kabes masih berusia 17 dan 18 tahun. Mereka masih sangat muda, dan saya bersyukur bisa mengorbitkan mereka. Sekarang, mereka masih bertahan dan tetap memberi kontribusi untuk tim,” ujar RD kepada awak media di Jayapura, Selasa (13/10).

RD menilai, keberadaan dua pemain senior ini sangat penting, tidak hanya dari sisi teknis di lapangan, tapi juga sebagai panutan dan motivator bagi generasi muda Persipura.

“Banyak pemain muda dalam tim saat ini, bahkan ada lima pemain di bawah usia 20 tahun dengan posisi yang berbeda. Saya akan lihat dan dorong mereka agar bisa menembus tim utama, seperti yang dilakukan Boaz dan Kabes dulu,” jelasnya.

Sebelum sesi latihan, RD bahkan menyampaikan langsung kepada para pemain muda tentang perjalanan Boaz dan Kabes sejak usia belia. Ia berharap kisah mereka bisa menjadi inspirasi yang membangkitkan semangat.

“Saya sampaikan kepada para pemain muda, Boaz dan Kabes saya rekrut ketika mereka masih 17 dan 18 tahun. Mereka luar biasa, dan tetap bertahan hingga hari ini. Itu harus jadi penyemangat, sekaligus pembelajaran bahwa kerja keras sejak muda akan membawa hasil,” kata RD.

RD juga mengenang bagaimana Ian Kabes dulu bukan pemain utama, namun selalu tampil impresif saat diberi kesempatan bermain.

“Kabes selalu memberi dampak saat dimainkan di babak kedua, hampir selalu mencetak gol. Itu saya ingat sekali, kenangnya. “Kalau Boaz, dia adalah pemain yang lahir dari tanah yang luar biasa, dengan bakat alami. Menurut saya, dia pemain ajaib dan sangat jarang ditemukan,” tambahnya.

Related posts

Polisi Tanam Jagung di Enam Wilayah Papua, Dorong Produksi Pangan dan Dukung Program Nasional

Jems

Kopi Papua Tembus Pasar Internasional

Fani

Anggota KKB Puncak Dugi Telenggen Ditangkap di Lanny Jaya

Fani

Kampanye Akbar PKB Wilayah III di Poga Tolikara Dihadiri Ribuan Massa Pendukung

Bams

Gelombang Dukungan Kuat Untuk Mari-Yo Datang Saat Blusukan ke Pasar Paldam

Jems

Polresta Jayapura Kota Serahkan Tersangka KDRT yang Tewaskan Istri

Fani

Leave a Comment