Pasific Pos.com
Headline Olahraga

Peralatan Menembak PON Papua dari Luar Negeri Tiba di Jakarta

Ketua Bidang I PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi didampingi tim PPHP melakukan pemeriksaan peralatan menembak di gudang Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2020.

JAKARTA – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua, benar-benar bekerja keras, Betapa tidak, peralatan pertandingan untuk cabang olahraga menembak yang didatangkan dari luar negeri sudah tiba di Jakarta, dan akan segera dikirim ke Jayapura.

Peralatan dan perlengkapan pertandingan menembak yang didatangkan langsung dari Switzerland, France dan Germany saat ini ditampung di Gudang PT. Lokta Karya Perbakin, Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi aman dan baik, Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) PB PON, Polda dan Ispektorat Papua langsung turun memeriksa peralatan pertandingan cabor menembak yang berada di Jakarta sebelum di kirim ke Jayapura, Papua, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Kepala Teknisi Electronic Scoring Target (EST) PT Lokta Karya Perbakin, Gunawan menjelaskan, peralatan dan perlengkapan pertandingan cabang olaharaga menembak yang akan dipergunakan pada saat PON XX 2021 di Papua sudah tiba di Jakarta sejak akhir bulan September lalu.

“Peralatan tinggal didistribusikan ke Jayapura dalam dalam waktu dekat, tetapi sebelum dikirim harus diperiksa dulu,” ujar Gunawan disela-sela mendampingi tim pemeriksa barang PON XX/2021.

Menurut Gunawan, PT Lokta Karya Perbakin merupakan perusahaan pengimpor dan distributor senjata untuk anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) dan sudah dipercayakan menjadi perusahaan pengadaan peralatan untuk perhelatan event olahraga PON XVII 2008 Kalimantan Timur, Sea Games 2011 Jakarta-Palembang, PON XIX 2016 Jawa Barat, Asian Games XVIII 2018 Jakarta-Pelambang dan Asian Paragames 2018 Jakarta.

Tim PPHP dari Polda dan Inspektorat ketika pemeriksaan peralatan menembak sebelum di kirim ke Jayapura di gudang Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Gunawan menjelaskan, peralatan yang sudah tiba di Jakarta antara lain, Mesin Sarana Elektronic (10 Meter) sebanyak 40 Set, Mesin Sarana Elektronic (25 Meter) sebanyak 45 Set, Mesin Sarana Elektronic (50 Meter) sebanyak 35 Set, Mesin Sarana Elektronic (300 Meter) lengkap dengan cross fire delection sebanyak 10 Set, Mesin Sarana Running Target EST sebanyak 2 Set, mesin sasaran pelontar shotgun 1 Set.

Front Mask Sasaran 25 M Precision/Rapid sebanyak 90 pcs, Front Mask Sasaran 50 M Precision/Rapid sebanyak 70 pcs, Front Mask Sasaran 300 M Precision/Rapid sebanyak 10 pcs. Paper Roll 10 M, Final Hall sebanyak 200 Roll, Clay Qualification 50.000 pcs dan clay final 10.000 pcs.

Selaian peralatan pertandingan, katanya, perlengkapan wasit sebanyak 9 item dari Jerman juga sudah tiba di Jakarta, seperti Stiffines Measurement Device 1 set, Thickness Measurement Device 1 set, Riffle Jacket Overlap Device 1 set, Shoe Sole Flexibility Testing Device 1 set, Rifle Template 1 set, Measuring Box (25 M Pistol) 1 set, Measuring Box (Air Pistol) 1 set, Tringger Weight 1000 gr (25 M pistol), Tringger Weight 500 gr (10 M pistol).

“Semua barang sudah berada di gudang, tinggal dikirim ke Jayapura, kalau sudah tiba di Jayapura akan diperiksa kembali sebelum dipasang di lokasi venue, kami juga sudah sewa ruko di Jayapura untuk tampung semua peralatan,” ucapnya.

Selain itu, perlengkapan seperti computer, printer dan lainnya pun sudah disiapkan dan akan dikirim ke Jayapura menggunakan jasa penerbangan cargo.

Sementara itu, Ketua Bidang I PB PON Papua yang meliputi bidang Bidang Pertandingan, Bidang Arena, Bidang Peralatan dan Bidang Upacara, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, dalam persiapan PON memiliki beberapa fungsi untuk bagaimana optimalisasi pengadaan peralatan yang akan dipergunakan pada multi event empat tahunan tersebut.

Yusuf Yambe menuturkan, PON XX Papua akan mempertandingan 37 cabang olagraga (cabor), 56 disiplin cabor, 679 nomor pertandingan/perlombaan.

Dari 56 disiplin cabor itu, PB PON Papua mendapat tanggungjawab menyediakan peralatan 19 disiplin cabor, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bertanggungjawab menyediakan peralatan 37 disiplin cabor.

“Kami sangat bersyukur dari 19 disiplin cabor, peralatan menembak menjadi yang pertama tiba di Jakarta dan akan dikirim ke Jayapura,” ujarnya.

Yusuf menjelaskan, proses mengadaan peralatan membutuhkan waktu sesuai kontrak minimal 150 hari, dan ada pertandingan ada PON yang sudah mulai pada 20 September 2021. Sehingga kami berharap kepada teman-teman di bidang peralatan untuk memacu jadwal pengadaan peralatan, sehingga semua peralatan bisa masuk di masing-masing klaster paling lambat pada bulan Juli 2021 mendatang. Dengan demikian, masih ada waktu bagi KONI Papua masih bisa melakukan tes event.

Disamping peralatan, kata Yusuf Yambe, PB PON juga mempunyai tanggungjawab untuk menyediakan perlengkapan 56 nomor disiplin, ini menjadi tanggungjawab besar yang harus dikerjakan oleh koordinator bidang peralatan bersama staf agar perlengkapan ini bisa segera diadakan.

“Kami juga sudah bicara dengan ketua harian bahwa semua peralatan itu sudah harus terkontrak di bulan Januari, karena estimasi kita barang semua sudah masuk di venue pada bulan Juli, Jika kontrak terlambat maka pelaratan pasti akan mengalami keterlambatan,” jelasnya.

Terkiat dengan kebutuhan peralatan yang diadakan Kemenpora, lanjut Yusuf, PB PON akan terus mlakukan berkoordinasi, sebab, Kemenpora masih menunggu APBN 2021 ditetapkan, sehingga pelaratan yang diadakan PB PON Papua harus dikejar jangan sampai terjadi penumpukan logistic bersamaan dengan peralatan dari Kemenpora.

Yusuf juga menyampaikan banyak terima kasih kepada ketua Umum PB PON yang juga selaku Gubernur Papua, Bapak Lukas Enembe dan Ketua Harian PB Yunus Wonda yang terus mendukung dan berkomitemn mendukung penyelenggaraan PON XX tahun 2021.

Sehingga diharapkan kepada teman-teman di semua koordiator bidang untuk bisa menghargai perhatian dari Ketua Umum PB PON yang berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik untuk perhelatan olahraga antar provinsi se Indonesia itu.

“Mari kita semua sama-sama menyatukan komitmen serta memastikan kesiapan penyelenggaraan PON yang akan dibuka tangga 2 Oktober 2021 di stadion Lukas Enembe berjalan sukses, juga kepada masyarakat Papua mari kita sama-sama mendoakan kesuksesan PON yang pertama kali digelar di bumi Cendewasih ini,” harapnya.

Artikel Terkait

Pengiriman Peralatan Menembak PON ke Jayapura Lewat Cargo Pesawat

Bams

Venue Menembak Indoor Habiskan Anggaran APBD Papua Rp 123 Miliar

Bams