Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Masyarakat Tolikara Diminta tidak Bersalaman

Masyarakat Tolikara Diminta tidak Bersalaman
Agar terhidar dari bahaya penularan Virus Corona (Covid-19) seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara diminta untuk tidak bersalaman, baik dengan cara berpegangan tangan maupun berpelukan.

Karubaga – Agar terhidar dari bahaya penularan Virus Corona (Covid-19) seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara diminta untuk tidak bersalaman, baik dengan cara berpegangan tangan maupun berpelukan.

Apa lagi mengelar acara bakar batu atau serupa lainnya dengan melibatkan orang banyak. Demikian dikatakan Anggota DPRD Tolikara, Yendiles Towolom, A.Md.Kep saat mendampingi Wakil Bupati Dinus Wanimbo, SH.,M.H dan rombongan dalam kegiatan pemeriksaan Virus Corona di Pos TNI Minagi, pekan lalu.

“Biasanya kalau salaman, selalu ada pelukan baru rasa mesra. Tetapi sekarang kebiasaan kita orang gunung ini, harus dihindari karena Virus Corona mudah sekali menular melalui sentuhan fisik antara satu orang dengan orang lain. Kita harus waspada karena virus yang membahayakan ini, sudah merambah di berbagai negara termasuk di Indonesia dan bahkan saat ini sudah mewabah di Papua,” ujar Yendiles Towolom

Salah satu anggota DPRD Tolikara termuda kelahiran 26 tahun silam ini juga menjelaskan, kunjungannya ke Pos TNI Minagi bersama Wakil Bupati Dinus Wanimbo dan Tim Satgas Covid-19 bertujuan untuk ikut memeriksa suhu tubuh semua masyarakat yang datang dari Wamena menuju Tolikara.

“Kehadiran kami di pos pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan seluruh masyarakat Tolikara. Sangat disayangkan, tidak semua masyarakat Tolikara mengetahui bahaya virus Covid-19. Mereka anggap biasa-biasa saja sehingga mereka bebas jalan kemana-mana dan berkontak dengan orang lain,” jelas Yendiles Towolom.

Politisi milenial dari Partai PKB ini menuturkan, ia tergerak hati untuk ikut dalam kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kerena tenaga medis masih kurang. Dari hasil pemeriksaan bersama Tim Satgas Covid-19, belum ditemukan warga Tolikara yang dicurigai terjangkit Virus Corona.

Artikel Terkait

Mahasiswa Asal Tolikara Terdampak Wabah Covid-19 Terima BLT

Bams

Setelah Nihil 28 Hari, Kabupaten Jayawijaya Tambahan Satu Kasus Corona

Bams

Tindak Lanjuti Intruksi Bupati Waropen, Pabung Kodim 1709 YAWA Meninjau Pos Covid-19

Afrans

14 Kabupaten/Kota di Papua Sudah Terdampak Covid-19

Bams

8 Pasien Covid Dinyatakan Sembuh Dan Kembali Ke Keluarga

Fani

20 Pasien Sembuh, Tapi ada Tambahan 21 Kasus Positif

Bams

Wagub Lepas Relawan Covid-19 Papua

Bams

Wagub : Papua Belum Terapkan Kebijakan “New Normal”

Bams

Pemkot Jayapura Dukung Pelaksanaan New Normal

Fani