Pasific Pos.com
Headline

Jelang PON, Papua Tutup Akses Udara dan Laut

Gubernur Papua, Lukas Enembe didampingi Asisten I Doren Wakerkwa dan Asisten II M. Mu’saad memimpin rapat Penanganan Pandemi Covid-19 di Jayapura, Rabu, 21 Juli 2021.

Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya (lockdown), dimulai 1 – 28 Agustus 2021 mendatang.

Kebijakan itu diambil karena terjadi peningkatakan Covid-19 dan masuknya varian Covid Delta serta untuk kepentingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Penegasan itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa kepada wartawan usai melakukan rapat tertutup dengan Gubernur Lukas Enembe dan OPD terkait lainnya di Jayapura, Rabu, 21 Juli 2021.

Doren mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan. “Penutupan tersebut akan berlangsung pada 1-28 Agustus 2021,” katanya.

Doren mengaku, pada Senin (19/7) Gubernur Papua Lukas Enembe beserta kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia menghadiri rapat terbatas melalui pertemuan virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Oleh karena itu, masyarakat Papua dimbau untuk waspada dengan virus ini. “Kami imbau masyarakat untuk vaksin, apalagi Papua akan menjadi tuan rumah PON dan Peparnas bulan Oktober dan November mendatang,” katanya.

Doren mengatakan Pemerintah Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan. Namun, untuk kepentingan PON dan Peparnas masih ijinkan masuk ke Papua.

Selain menutup akses laut dan udara, kata Doren, pemerintah juga akan meminta Bupati dan Walikota se Papua untuk membatasi jam operasional mall maupun toko-toko di wilayah Papua.

“Pemerintah Provinsi Papua akan mengeluarkan surat edaran, tetapi kebijakan masing-masing daerah akan diatur oleh para bupati/walikota,” katanya.

Selain itu, restoran, rumah makan atau kafe di wilayah Papua juga sementara akan ditutup.

Menurut Doren, saat ini yang terpenting adalah penegakan disiplin masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

“Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Papua dalam sepekan terakhir ini mengalami peningkatan, tapi kami percaya Tuhan pasti menolong kita di Papua,” ucapnya.

Artikel Terkait

Panglima TNI Berikan Bantuan Tabung Oksigen dan Ribuan Alkes Pada Masyarakat Papua

Jems

Pekan Vaksinasi Covid-19 Menuju PON XX Papua

Bams

RSUD Jayapura Produksi Oksigen Medis

Bams

Awal September, Bus Operasional PON Tiba di Papua

Bams

Kasus Covid-19 Meningkat, Papua Pertimbangkan Lockdown

Bams

Menteri Tjahjo Imbau ASN Proaktif Mempercepat Penanganan Pandemi

Bams

PON XX, Peralatan Basket Dikirim ke Mimika

Bams

POBSI Papua Bangga, PB PON Datangkan Peralatan Standar Internasional

Bams

1,6 Triliun Anggaran PON Papua Tidak Lagi Lewat Kementerian/Lembaga

Bams