Pasific Pos.com
Papua Selatan

Dengan Program JKN-KIS, Pengobatan Dimana Saja Jadi Lebih Mudah

Eka Darmawan salah satu peserta JKN KIS (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,- Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi seluruh peserta terdaftar di seluruh Indonesia merupakan suatu keistimewaan tersendiri bagi peserta untuk dapat merasakan fasilitas layanan kesehatan. Sejak transformasi dari PT.

Askes ke BPJS Kesehatan pada tahun 2014, BPJS Kesehatan melakukan upaya untuk mencapai Universal HealthCoverage (UHC) dimana salah satu tujuannya agar seluruh masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, kesehatannya dapat terjamin dengan membayar iuran perbulan sesuai dengan hak kelas rawat inap dan bantuan dari pemerintah daerah setempat.

Eka Darmawan adalah salah satu peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung oleh pemerintah. Untuk kesehariannya, Eka Darmawan merupakan seorang pekerja yang memiliki pekerjaan tidak menetap.

Pekerjaan itu dilakukan demi melanjutkan hidupnya bersama sang istri. Saat ditemui tim Jamkesnews pada Rabu (26/02) saat adanya pelayanan Mobile Customer Service (MCS) di salah satu Puskesmas di kabupaten Merauke, ia enceritakan pengalamannya ketika menemani istrinya berobat keluar daerah.

“Saya pernah menggunakan Kartu JKN-KIS untuk mendampingi istri saya ketika menjalani operasi di luar daerah yakni tumor kandungan, kista dan ada benjolan di tubuhnya. Untuk operasi itu sendiri telah dilalui sebanyak 5 kali operasi di beberapa daerah seperti Jayapura dan Jakarta. Pada tahun 2017 istri saya dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Kota Makkasar dan alhamdulilah sembuh,”ungkapnya.

Sejak awal ia menggunakan kartu ini sampai dirujuk ke rumah sakit di beberapa daerah dan akhirnya ke Makassar, semua berjalan dengan baik. Tidak ada pungutan biaya apapun yang dibebankan diluar tanggungan JKN-KIS, cukup menunjukkan kartu JKN-KIS semua dapat dilayani dengan baik dan pelayanannya tetap sama.

“Untuk urusan pekerjaan, saya kerja serabutan dengan penghasilan tidak tetap. Kadang mencari kayu gaharu untuk dijual, kerja proyek sampai dorong gerobak kayu untuk menyambung hidup.

Tapi itu bukan masalah untuk saya karena yang saya utamakan adalah kesehatan. Karena jika kita sehat, kita dapat menjalani aktifitas kita seperti biasa, tapi kalau sakit aktifitas yang kita lakukan pasti terhambat. Oleh sebab itu saya katakan bahwa kesehatan itu penting dan perlu untuk dijaga,”tegasnya.

Artikel Terkait

Terkait Kanal Alternatif, Inovasi Terus Dilakukan

Arafura News

Pandawa, Layanan Terbaru BPJS Kesehatan

Arafura News

Gelar Meet And Greet, BPJS Kesehatan Beri Sejumlah Award

Arafura News

BPJS Kesehatan Tidak Punya Wewenang Membatalkan Kepesertaan PBI

Arafura News

dr Nevil : Peran Pemerintah Sebagai Regulator

Arafura News

BPJS Kesehatan Merauke Gelar Pertemuan TKMKB

Arafura News

Cakupan Kepesertaan JKN-KIS di Kota Jayapura Mencapai 433.135 Jiwa

Zulkifli

BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja Jamin Korban Laka Lantas

Zulkifli

Ini Rincian Iuran JKN-KIS yang Disesuaikan

Zulkifli