Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Satu Warga Positif Covid-19, Pemda Waropen Berlakukan Pembatasan Waktu Aktivitas

Satu Warga Positif Covid-19, Pemda Waropen Berlakukan Pembatasan Waktu Aktivitas
Pertemuan Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Waropen di Pimpin Langsung Oleh Bupati Yermias Bisai,S.H di Posko Induk, Nonomi (25/5)

Waropen- Bupati Kabupaten Waropen Yermias Bisai,S.H secara resmi mengumumkan kasus pertama pasien positif Covid-19 melalui keterangan persnya di posko satgas Covid-19 di Nonomi senin (25/5) kemarin.

Dijelaskan bahwa, pada rabu (20/5) Tim Covid-19 Kabupaten Waropen bekerja sama dengan Tim Covid-19 Kabupaten Kepulauan Yapen, melakukan kolaborasi kerja dalam pengambilan swaap dirumah isolasi jalan poros sp5 kepada 9 orang yang sebelumnya dinyatakan OTG reaktif, kemudian pada senin (25/5) hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) dari RSUD Serui Delapan orang dinyatakan negative dan satu orang positive yang beralamat di kampung Nonomi Distrik Waropen Bawah.

Lanjut ia mengatakan bahwa upaya yang dilakukan pada pasien positif Covid-19 di Waropen telah menyampaikan hasil konfirmasi TCM kepada orang yang dinyatakan positive, dan dilakukan isolasi pada rumah isolasi yang telah disediakan.

“Tepat pukul 11:25 WIT hari ini (red-25/5), dilakukan pemberian terapi sesuai protap penanganan pasien Covid -19, dan 10 hari kemudian terhitung mulai hari ini akan dilakukan swaap dan hari 11 untuk memastikan status kesehatakan orang tersebut”.

Dengan hasil satu orang positif, Bupati Waropen Yermias Bisai dalam keterangannya mengatakan bahwa Kabupaten waropen yang sebelumnya status hijau kini masuk dalam status merah, yang membuat masyarakat mulai panik, Takut, dan berbagai macam pikiran.

Menyikapi hal tersebut, Kata Bupati Yermias bahwa akan memperketat aktivitas warga didalam dan warga keluar masuk wilayah waropen, namun jika ada hal mendesak wajib menyertakan surat keterangan begitu juga hasil rapid tes dan harus melalui koordinasi tim gugus, jelasnya.

Kita akan perketat aktivitas warga didalam dan warga keluar masuk wilayah ini, apabila mendesak wajib menyertakan surat keterangan begitu juga hasil rapid tes dan harus melalui kordinasi tim gugus tugas,” tegas Bupati Waropen, Yermias Bisai, SH selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Waropen melalui Konferensi Pers, senin malam (24/5/2020) kepada wartawan di Posko Induk.

“ Untuk menekan penyebaran Covid-19, kini Pemerintah akan berlakukan pembatasan waktu aktivitas orang di Wilayah Waropen yang dimulai dari jam 6:00 WIT-14:00 WIT dan penerapan disiplin wajib masker di luar rumah dan penertiban aktivitas keluar masuk orang di Kabupaten Waropen” tutupnya.

Artikel Terkait

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams

Doni Monardo Bangga Dengan Klub Persipura

Bams

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams