Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

PON Papua Ditunda, Bupati Jayapura: Keputusan Tepat

PON XX Ditunda
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si

Jayapura – Bupati Kabupaten Jayapura Matius Awoitauw menilai keputusan pemerintah menunda perhelatan PON Papua 2020 merupakan hal yang tepat.

Keputusan penundaan pesta olaharaga multi event paling bergengsi di Tanah Air tersebut menjadi pilihan terbaik, mengingat wabah virus Corona masih terus menghantui Indonesia.

Oleh karena itu, sebagai tuan rumah PON dan juga Kepala Daerah di Papua, kita mendukung keputusan Presiden, tetapi berbagai kesiapan harus dilakukan.

Sebab menurut Bupati ini menjadi momentum untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik.

“Kita menyampaikan terima kasih pemerintah pusat yang ambil langkah bagus, karena kami disini sudah kewalahan dari sumber daya yang ada,” Bupati Jayapura.

Dengan demikian kata Bupati, kita punya waktu cukup untuk mempersiapkan PON sebagai tuan rumah yang baik dengan persiapan yang matang kami mendukung.

Diketahui penudaan PON 20 dan Peparnas 16 ke tahun depan Oktober 2021 menjadi event olahraga Nasional yang pertama kali alami Indonesia sejak 1984 berlangsungnya PON. Dimana juga Kabupaten Jayapura merupakan salah satu klaster penyelenggaraan PON.

Sebelumnya, Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda juga mendukung langkah pemerintah menunda pelaksanaan PON Papua akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, banyak kendala yang akan dihadapi dalam pelaksanaan PON, terkait kondisi dan situasi negeri yang masih dihantui virus Corona.

“Secara prinsip, PB PON Papua sangat mendukung keputusan ini karena ini memang langkah ini harus dilakukan. Alasan yang pertama, dengan adanya musibah Covid-19, infrastruktur pasti akan terhambat,” paparnya.

Namun demikian, kata Yunus Wonda, tahapan PON tetap berjalan seperti biasa. Jadi, eventnya yang ditunda, tetapi tahapan tetap berjalan seperti biasa.

“Dengan pergeseran waktu pelaksanaan ini bukan berarti kita tidak bekerja, tahapan harus berjalan, kita konsolidasi kembali apa yang kita sudah kerjakan selama ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, Yunus berharap kepada semua bidang untuk manfaatkan waktu satu tahun lebih untuk mempersiapkan kebutuhan PON yang akan berlangsung tahun depan di bumi Cenderawasih.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams

Rapid Test Atlet Peparnas Papua Negatif

Bams