Persipura Gagal Menang, Andri: Persipura Kurang Agresif
Jayapura,- Persipura Jayapura harus puas bermain imbang tanpa gol, 0-0, saat menghadapi Kendal Tornado FC pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (18/9) sore.
Hasil tersebut membuat Persipura gagal meraih kemenangan pada laga keduanya musim ini setelah sebelumnya takluk dari Barito Putera.
Pada babak pertama, pertandingan berlangsung dalam tempo yang relatif lambat. Kedua tim tampak berhati-hati dalam membangun serangan dan lebih mengutamakan organisasi pertahanan.
Persipura memperoleh peluang pertama pada menit ke-7 melalui Ramai Rumakiek. Penyerang Mutiara Hitam itu berhasil menerobos pertahanan Kendal Tornado, namun sepakannya masih dapat diamankan kiper Deva Aulia.
Pada menit ke-27, Persipura kembali mengancam lewat tendangan keras Gunansar Mandowen dari luar kotak penalti. Namun, bola kembali mampu diamankan Deva Aulia.
Kendal Tornado juga memiliki peluang melalui Akbar Firmansyah pada menit yang sama, tetapi bola hasil umpannya masih melambung di atas sasaran.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-43, Ramai kembali mendapat peluang setelah menerima umpan Ruben Sanadi. Setelah mengecoh dua pemain bertahan lawan, tembakan Ramai dari luar kotak penalti masih melebar di atas mistar. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persipura tampil lebih agresif. Mutiara Hitam berusaha meningkatkan tekanan untuk membongkar pertahanan Kendal Tornado yang menerapkan permainan bertahan.
Pada menit ke-56, pertandingan sempat dihentikan setelah terjadi benturan antara Reno Salampessy dan Fikron Afriyanto. Fikron harus mendapat perawatan di pinggir lapangan.
Persipura kembali mendapatkan peluang pada menit ke-74 melalui Reno Salampessy yang muncul dari lini kedua. Sepakan kerasnya masih mampu ditepis dan diamankan Deva Aulia.
Tiga menit kemudian, Jeam Kelly Sroyer mencoba melepaskan tembakan, namun bola masih menyamping di sisi kanan gawang Kendal Tornado.
Drama terjadi pada menit ke-83 ketika wasit menunjuk titik putih setelah menduga terjadi handsball Gunansar Mandowen di dalam kotak penalti Persipura. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut dibatalkan.
Persipura hampir memecah kebuntuan pada penghujung pertandingan. Tendangan bebas Febrianto Uopmabin meluncur deras, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tetap gagal mencetak gol dan pertandingan berakhir 0-0.
Dalam keterangan pers usai pertandingan, Pelatih Persipura, Andri Ramawi, mengakui hasil tersebut belum sesuai harapan tim. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang pertandingan.
“Kami tetap berterima kasih atas perjuangan pemain semuanya yang sudah bekerja keras sampai pertandingan selesai,” kata Andri.
Menurutnya, satu poin dari pertandingan tersebut tetap memiliki arti penting sebagai modal menghadapi laga berikutnya.
“Kita harap satu poin ini jadi modal yang penting buat kita untuk match ketiga dan seterusnya,” ujarnya.
Andri menilai Kendal Tornado memiliki karakter permainan berbeda dibandingkan Barito Putera. Kendal dinilai mampu membuat Persipura kesulitan karena menerapkan strategi bertahan dan menunggu untuk melakukan serangan balik.
“Khususnya untuk pertandingan hari ini, Kendal memakai sistem yang lumayan cukup sulit untuk kita bongkar karena mereka main bertahan, menunggu bagaimana kita bisa mencoba untuk membongkar pertahanan mereka,” jelasnya.
Andri menyebut tim pelatih sebenarnya telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi permainan Kendal Tornado selama sepekan terakhir. Namun, ia mengakui Persipura masih kurang berani dan agresif ketika membangun serangan.
“Kalau tadi kita agak sedikit berani, main lebih agresif ketika menyerang, mungkin hasilnya juga bisa berbeda,” katanya.
Sementara itu, pemain Persipura, Ramai Rumakiek, menyebut hasil imbang juga belum memuaskan bagi para pemain. Namun, ia tetap mensyukuri tambahan satu poin yang diraih.
“Apa yang sudah disampaikan Coach itu sangat mewakili kami semua. Kami juga kurang puas dengan hasil ini, tetapi kami bersyukur dengan adanya satu poin ini untuk bisa membantu kita ke depannya,” kata Ramai.
