Pasific Pos.com
Headline

Penerapan New Normal Masih Dalam Pembahasan

Penerapan New Normal
Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw

SENTANI – Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengungkapkan bahwa penerapan New Normal di Provinsi Papua saat ini masih dalam pembahasan oleh seluruh stakeholder terkait.

Menurutnya hal ini baru saja disampaikan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo sehingga perlu dikaji terlebih dahulu sebelum diterapkan.

“Sebenarnya ini baik, di New Normal ini seluruh protocol kesehatan akan dijalankan, sehingga masyarakatpun bisa disiplin untuk menjaga kesehatannya sendiri” ujarnya di Sentani, Senin (01/06) sore.

Dia mengungkapkan, dibandingkan dengan Covid-19 (Coronavirus), di Provinsi Papua ada penyakit lain yang lebih berbahaya dan lebih banyak memakan korban jiwa.

“Contohnya seperti Malaria dalam satu hari bisa ada 3-4 orang yang meninggal karena penyakit itu. Sementara Corona hingga saat ini baru 12 korban dalam 3 bulan terakhir ini” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 (Coronavirus) perlu adanya kesadaran dan disiplin dari masyarakat itu sendiri.

“Seperti menggunakan masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, mencucui tangan dan menjaga kebersihan diri ini adalah bagian-bagian penting dalam New Normal yang nanti akan kita bahas” tuturnya

“Jika itu semua berjalan, itulah perubahan yang dimaksud. Mau tidak mau ya kita tidak bisa kembali seperti dulu lagi ini tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Corona, sehingga kita harus taat terhadap protocol itu” tambahnya.

Soal keputusan penerapan New Normal di Provinsi Papua, Kapolda menuturkan hal itu akan diputuskan pada tanggal 4 Juni mendatang. Karena menurutnya hingga saat ini masih banyak warga yang dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil Rapid Tes yang dilakukan oleh pihak terkait dibeberapa daerah.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams

JBR : Papua Tidak Boleh Menuju New Normal, Jika Rumah Sakit Masih Tolak Pasien

Tiara