Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Ketua KKSS Kabupaten Jayapura Peduli Tenaga Kesehatan Beserta 10 PDP

KKSS Kabupaten Jayapura
Ketua BPD-KKSS Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, SE, Yang menyerahkan kue kepada petugas medis dan warga yang berstatus PDP, di salah satu hotel yang dijadikan tempat isolasi bagi 10 warga yang berstatus PDP, Jumat (17/4) sore

SENTANI- Sebagai bentuk keeduliannya, Ketua Badan Pengurus Daerah-Kerukunan Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, SE, menyerahkan bantuan berupa Kue khas Sulawesi dan juga minuman ringan.

Kue khas Sulawesi dan minuman ringan yang disalurkan itu diperuntukkan kepada tenaga medis dan juga 10 warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus (Covid-19) yang saat ini sedang menjalani isolasi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di depan salah satu hotel yang dijadikan tempat isolasi bagi 10 pasien PDP, Jumat (17/4) sore, dan diterima oleh salah seorang petugas medis.

“Bantuan itu dari KKSS, dan semua bantuan kue dan minuman itu untuk petugas medis dan pasien yang sedang dirawat di tempat isolasi ini,” ujar pria yang akrab disapa Dayat ini, ketika ditanya salah seorang tenaga medis terkait bantuan kue dan minuman yang Ia serahkan.

“Jadi, saya datang ke sini untuk memotivasi supaya gotong royong. Abaikan partai, agama dan suku demi kemanusiaan,” ujar Dayat yang juga Owner PT. Semuwa Group tersebut.

Bantuan berupa kue dan minuman ringan yang diberikannya, kata Dayat, akan berlangsung selama ada warga yang berstatus PDP menjalani isolasi di tempat ini.

“Bantuan kue itu akan disalurkan setiap hari,” singkat Dayat yang juga Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Dapil 1 Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, salah seorang petugas medis mengatakan, dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini dibutuhkan kepedulian bersama secara gotong royong.

“Bantuan ini akan membuat kami, baik itu dari tenaga medis maupun pasien menjadi ringan beban,” kata petugas medis itu, yang enggan menyebutkan namanya ketika dikonfirmasi.

“Paling tidak akan diikuti oleh dermawan atau pengusaha yang lain. Kami lebih senang dapat bantuan berupa makanan atau bahan baku yang bisa langsung dimakan,” sambungnya.

“Efisiensi yang kita dapatkan itu lebih banyak, termasuk efisiensi tenaga,” singkatnya.

Artikel Terkait

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams

Doni Monardo Bangga Dengan Klub Persipura

Bams

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams