Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

650 Masker untuk Pedagang Pasar Pharaa dari BRI Sentani

BRI Sentani bagi masker
Pembagian masker kepada pelaku UMKM di Kabupaten Jayapura.

Jayapura – Dalam mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kegiatan ekonomi di tengah pandemi COVID-19, Bank BRI kantor cabang Sentani menyalurkan bantuan 650 masker kepada pedagang pasar Pharaa Sentani.

Pemberian bantuan ini merupakan komitmen BRI untuk terus mendampingi pelaku UMKM untuk tetap dapat beraktivitas dengan aman.

Pemimpin Kantor cabang BRI Sentani Ermana Suwanto mengungkapkan, pemberian bantuan masker tersebut merupakan bagian dari program 1 juta masker gratis bagi para pedagang melalui 5.382 kantor BRI unit di seluruh Indonesia.

“Untuk memastikan ekonomi tetap berjalan, maka para pelaku UMKM dan masyarakat harus dijaga dan kita lindungi kesehatannya,” kata Ermana melalui keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Ia melanjutkan, masker yang diberikan merupakan jenis dengan spesifikasi bahan kain yang nyaman digunakan oleh pedagang pasar.

“Kami bekerjasama dengan para pelaku UMKM mitra binaan yang memproduksi masker kain. Langkah ini salah satu upaya BRI memberdayakan pelaku UMKM pembuat masker untuk tetap berdaya,” tulis Ermana.

Sampai dengan saat ini, BRI Kantor Cabang Sentani ikut berperan membantu pencegahan COVID-19 dengan memberikan bantuan berupa pemasangan westafel cuci tangan di area publik yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura, pembagian masker ke pasar-pasar dan penyemprotan disinfektan.

Artikel Terkait

Nasabah BRI Unit Sarmi Raih Hadiah Utama Mobil Suzuki Splash

Jems

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Kayu palang di Pasar Pharaa dibuka, ini tuntutan Masyarakat

Jems

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams