Yayasan Siap Tanggung Biaya Korban, Sampaikan Permintaan Maaf atas Insiden MBG di Depapre
JAYAPURA – Yayasan Kasih Iman Samuel Papua menyatakan akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya penanganan korban yang diduga terdampak insiden dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.
Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum yayasan, dalam rilis yang diterima Pasific Pos, Selasa (4/8/2026) malam.
“Kami dari yayasan akan bertanggung jawab atas pembiayaan terhadap korban yang diduga mengalami keracunan,” ujar Yansen Marudut selaku kuasa hukum Yayasan.
Meski demikian, pihak yayasan meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian.
Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu sehingga belum dapat dipastikan apakah insiden tersebut merupakan kasus keracunan makanan.
“Untuk sementara kita belum bisa berbicara karena hasil laboratorium belum kita dapatkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, yayasan juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga korban atas insiden yang terjadi.
“Kami juga memohon maaf kepada seluruh keluarga korban atas insiden yang terjadi,” ujar kuasa hukum.
Sebelumnya, pengelola Program MBG di Distrik Depapre telah menunjuk tim kuasa hukum untuk mendampingi proses hukum terkait insiden tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan, sementara Dinas Kesehatan terus menangani ratusan warga yang menjalani perawatan dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
