Pasific Pos.com
Headline

Putus Penyebaran Covid-19, ODP dan PDP akan Dikarantina

Pemprov Papua Perpanjang Libur Covid
Rapat koordinasi bersama Forkompimda di Gedung Negara Dok V Jayapura, Selasa (5/5/2020).

JAYAPURA – Untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan mengkarantinakan Pasien berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP) selama 14 hari.

Keputusan itu disambil berdasarkan hasil kesepatakan bersama Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Papua pada rapat koordinasi di Gedung Negara Dok V Jayapura, Selasa (5/5/2020).

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota akan menyediakan tempat tinggal bagi warga yang yang berstatus PDP maupun ODP.

“Pemerintah punya tempat banyak, ada diklat dan lainnya, kita akan karantinakan semua warga yang statusnya PDP maupun ODP,” tegasnya.

Wagub menyatakan, fasilitas pemerintah akan digunakan semua untuk menampung warga yang berstatus OPD dan PDP. “Pemerintah menyediakan tempat melakukan isolasi mandiri, saat ini kita tidak tahu warga dengan status OPD dan PDP ada dimana, semua aset pemerintah baik di Kabupaten dan kota semua dipakai untuk melakukan karantina, itu sudah kita sepakati dan kita pakai fasilitasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPR Papua, Ketua Jhony Banua Rouw,SE mengatakan, satu-satunya jalan untuk memutus penyebaran virus corona dengan melakukan karantina bagi semua warga yang masuk status OPD dan PDP.

Menurutnya, jika dikarantinakan jumlah warga kurang lebih tiga ribu orang, diberikan makan selama 14 hari, maka anggaran yang dihabiskan Rp 8 miliar lebih. “Kita lebih baik habiskan Rp 8 miliar dan putus penyebaran virus corona dari pada tinggal dengan situasi seperti ini terus,” ujarnya.

Diketahui, jumlah ODP Papua per hari ini (Selasa) sebayak 2.355 orang, sementara PDP sebanyak 360 orang.

Artikel Terkait

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams

Doni Monardo Bangga Dengan Klub Persipura

Bams

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams