Peringati Hari Pahlawan, Pemprov Papua Luncurkan Program GENTING

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025), dihadiri seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata melalui peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

ā€œSebagai aparatur sipil negara, mari kita tingkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan produktivitas di setiap unit pemerintahan. Semangat juang para pahlawan harus hidup dalam pengabdian kita membangun Papua,ā€ ujar Rumaropen.

Ia menambahkan, perjuangan para pahlawan tidak hanya diwujudkan dalam pengorbanan fisik, tetapi juga dalam ketulusan dan keberanian memperjuangkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai tersebut, kata Rumaropen, menjadi fondasi moral yang penting dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

ā€œPara pahlawan mengajarkan kita tentang kerja ikhlas, sabar, dan berani mengambil tanggung jawab. Itulah karakter yang dibutuhkan untuk membangun Papua yang maju dan sejahtera,ā€ imbuhnya.

Pada momentum Hari Pahlawan tahun ini, Pemprov Papua juga meluncurkan program inisiatif strategis Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Peluncuran gerakan tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, termasuk Biro Pemerintahan dan Kesra, Biro Hukum, Biro Perekonomian, Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, Sekretariat DPRP, Sekretariat MRP, Inspektorat Daerah, serta seluruh dinas teknis terkait.

Penandatanganan ini menjadi wujud keseriusan Pemprov Papua dalam menjadikan penanganan stunting sebagai agenda lintas sektor dan prioritas pembangunan manusia di Papua.

Selain peluncuran GENTING, Pemprov Papua juga memberikan Penghargaan Gender Champion kepada figur-figur yang dinilai berperan aktif dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Papua.

Related posts

Bahasa Ibu Terancam Punah, Yayasan SIL Datangi DPR Papua Minta Kepastian Hukum Dalam Bentuk Perda

Bams

Kodam Cenderawasih Gelar Rapim Guna Samakan Persepsi dan Arah Kebijakan

Fani

Sidang Ditunda, Penasehat Hukum Pertanyakan Kinerja Jaksa Penuntut Umum

Fani

Tunaikan Janji, Gubernur Bantu Alat Pertanian bagi Petani Kampung Ifale

Bams

Fraksi NaDem DPR Papua Tegaskan Seluruh Produk Hukum Daerah Harus Berorientasi Pada Kepentingan Rakyat

Bams

Pangdam XVII/Cenderawsih Resmikan Ruang Rawat inap, Laboratorium dan Fisioterapi RSMI

Fani

Leave a Comment