Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Pemkab Keerom Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Sosialisasi di Distrik Web

Pemkab Keerom Lakukan Penyemprotan
Bupati Kabupaten Keerom, Muh. Markum

KEEROM, – Virus Corona atau Covid-19 telah mewabah di berbagai daerah yang ada di Provinsi Papua, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten Keerom melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi di Distrik Web-Kabupaten Keerom, Rabu (1/3/20).

“Hari ini kami lakukan penyemprotan disenfektan di distrik Web dan juga lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak berkerumunan dan menjaga jarak,” kata Bupati Kabupaten Keerom, Muh. Markum dalam press realese, Rabu (1/4/20).

Petahana Bupati Keerom ini mengakui jika, perjalanan menuju ke distrik Web memakan waktu kurang lebih 6 jam berkendara.

Dijelaskan, fokus kegiatan ini bukan hanya wilayah padat pendidik saja tapi juga ke pesisir.

“Fokusan kami bukan hanya wilayah padat penduduk tapi hingga pelosok-pelosok daerah terpencil. Sehingga masyarakat bisa terhindari dari pandemi covid 19,” jelasnya

Menurutnya, sosialisasi dan penyemprotan ini bukanlah langkah utama yang dilakukan

Sebab sebelumnya Bupati Markum dan tim juga telah melakukan hal yanh sama di Distrik Yaffi yang harus ditempuh sekitar 6 jam perjalanan.

“Ini komitmen kami semua bahwa pencegahan virus corona dilakukan hingga seluruh lapisan masyarakat. Kami juga sangat terbantu dengan peran TNI/Polri yang juga turut membantu melakukan sosialisasi. Dan kami sangat apresiasi dukungan tersebut,” ungkap Markum.

Sementara untuk pelintasan batas antar negara kata Markum, selama ini juga berlangsung secara tradisional karena hubungan kekerabatan. Sehingga langkah yang kami lakukan memberikan sosialisasi dari rumah ke rumah agar masyarakat bisa ikut menjadi pelopor pencegahan virus corona.

“Jadi kerabat mereka dari PNG yang berniat berkunjung bisa dibatasi,” imbuhnya.

Sekedar diketahui bahwa untuk data yang diterima dari Gugus Tugs Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Keerom per tanggal 1 April 2020, pukul 15 WIT terdapat sebanyak 162 Orang Dalam pemantauan (ODP), sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih belum ada.

Artikel Terkait

Ketua Afirmasi Otsus Papua: Farmasi 3.000 CPNS Kabupaten Keerom, Resmi Keputusan Pusat

Jems

Prajurit Satgas Yonif 122/TS Juarai Event Lari 10 K Pemkab Keerom

Jems

Keerom Mencatat Sejarah di Hari Bersejarah

Jems

Antusias Masyarakat Papua Ikut Vaksinasi Covid-19 Masih Tinggi

Bams

Kasus COVID-19 Mulai Naik Lagi, Papua Kembali Terapkan Pembelajaran Daring?

Bams

Tren Kasus Covid-19 Papua Menurun, Belum Ditemukan Kasus Omicron

Bams

Kadin Serahkan Satu Set Generator Oksigen ke RSUD Wamena

Bams

Satgas Covid-19 Perketat Pintu Masuk ke Papua

Bams

Pemprov Papua Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat Soal PPKM Mikro

Bams

Leave a Comment