Pangdam XXIV/MT Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Cetak Sawah Rakyat di Papua Selatan

Merauke – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menegaskan komitmen penuh TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan program cetak sawah rakyat sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan nasional Tahun Anggaran 2026.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama Konstruksi Cetak Sawah Rakyat, yang berlangsung di Ruang Rapat Winay Lantai III Kantor Bupati Merauke, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dr. Ir. Hermanto selaku Plt. Dirjen LIP, didampingi Pangdam XXIV/MT dan Wakil Bupati Merauke dr. Fauzun Nihayah, S.HI., M.H., sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mewujudkan Papua Selatan sebagai salah satu kawasan lumbung pangan baru nasional.

Dalam sambutannya, Pangdam XXIV/MT menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI AD untuk terlibat langsung dalam program strategis nasional tersebut. Menurutnya, TNI siap mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki guna memastikan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami TNI AD mendukung penuh program ini dan siap melaksanakan amanah yang diberikan dengan maksimal, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika serta keterbatasan di lapangan. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja nyata demi keberhasilan cetak sawah rakyat di Papua Selatan,” tegas Mayjen TNI Frits W. R Pelamonia.

Sementara itu, Plt. Dirjen LIP Hermanto menjelaskan bahwa program cetak sawah di Papua Selatan merupakan bagian dari agenda besar nasional dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2030.

Ia mengungkapkan bahwa setelah realisasi sekitar 17.000 hektare pada 2025, pada 2026 pemerintah menargetkan perluasan hampir 50.000 hektare tambahan di wilayah Merauke dan sekitarnya.

Wakil Bupati Merauke dr. Fauzun Nihayah menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Merauke menyambut baik kerja sama tersebut karena dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat posisi Merauke sebagai kawasan strategis pertanian nasional di wilayah timur Indonesia.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat realisasi perluasan areal tanam di Papua Selatan. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan target penyelesaian konstruksi pada akhir Agustus 2026 dapat tercapai sehingga lahan baru sudah dapat ditanami pada September mendatang, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Related posts

Komunitas Motor Kustom Berbagi dengan Santri Penghafal Al-Qur’an

Fani

Candra Setiawan, Orang Pertama di Papua yang Meminang Honda EM1 e:

Fani

Persipura Lumat Persipal 4-0, Boaz Bikin Gol

Bams

Waktunya Gen Z Jadi Petani

Fani

Evaluasi APBD 2025 dan Tatib DPR Papua Rampung

Bams

Satgas Damai Cartenz Dalami Kelompok Kriminal Politik di Papua

Fani

Leave a Comment