Optimalisasi Pajak Dorong Pendapatan Negara di Papua Lampaui Target

Jayapura – Pendapatan Negara telah melampaui target dengan capaian 133,75 persen hingga akhir November 2025.

Pendapatan Negara di Papua mencatatkan realisasi sebesar Rp10,24 triliun atau 133,75 persen dari target.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Kementerian Keuangan, Izharul Haq mengatakan, capaian ini utamanya didorong oleh realisasi Pajak Perdagangan Internasional yang telah berhasil melampaui target.

“Realisasi penerimaan Pajak Perdagangan Internasional mencapai Rp5,83 triliun,” ucapnya dalam konferensi pers realisasi APBN 2025 di Gedung Keuangan Negara (GKN) Jayapura, Rabu (31/12/2025).

Dia menambahkan bahwa realisasi Pajak Perdagangan Internasional menunjukkan capaian yang tinggi sebesar 558,9 persen dari target APBN 2025 per 30 November 2025.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan negara guna mewujudkan pembangunan di Papua,” kata Izharul.

Sementara itu, realisasi Pajak Dalam Negeri mencapai Rp3,56 triliun atau 59,79 persen dari target. Penerimaan PPh Nonmigas berhasil tercapai sebanyak Rp1,27 triliun.

“PPN dan PPnBM mengikuti di bawahnya dengan pencapaian sebesar Rp1,23 triliun. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah terealisasi Rp17,84 miliar hingga 30 November 2025,” jelasnya.

Izharul bilang, berdasarkan jenis pajak, PPN Dalam Negeri menjadi kontributor terbesar dalam penerimaan Pajak Dalam Negeri dengan kontribusi 33,92 persen.

“Penerimaan Bea Masuk telah tercapai sebesar Rp192,4 miliar, menurun dari capaian tahun lalu,” jelasnya.

Penurunan ini menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah Papua semakin mengurangi konsumsi produk-produk dari luar negeri dan lebih memanfaatkan produk-produk yang dihasikan secara lokal.

“Sementara itu, Bea Keluar berhasil terealisasi sebesar Rp5,64 triliun. Realisasi penerimaan Bea Keluar paling banyak berasal dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.

Kinerja PNBP

Kinerja PNBP per 30 November 2025 terpantau baik. Izharul bilang, Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP telah melampaui target pada angka capaian 129,90 persen dengan nilai Rp850,13 miliar.

“Capaian positif ini didorong oleh realisasi Pendapatan PNBP Lainnya senilai Rp494,41 miliar dan Pendapatan Badan Layanan Umum atau BLU dengan nilai Rp355,72 miliar,” jelasnya.

Jenis PNBP Kekayaan Negara dan Lelang telah terealisasi sebesar Rp26,92 miliar. PNBP jenis ini berasal dari Pemanfaatan barang milik negara atau BMN, Pemindahtanganan BMN, Pendapatan BLU Lainnya, dan Penjualan Barang Rampasan. (Sari)

Related posts

Ekonomi Papua Pegunungan Tumbuh Moderat Meski Tertekan Kuartalan

Fani

KSP, Kemenko Perekonomian dan FAO Meluncurkan Program Korporasi Petani Muda Untuk Regenerasi Petani

Fani

Danrem 172/PWY Pimpin Panen Raya Dilahan Ketahanan Pangan Kodim 1701/Jayapura

Fani

Sistem Kelistrikan Aceh Pulih

Fani

MK Nyatakan Gugur Permohonan Pemantau Pemilu untuk PHPU Gubernur Papua Selatan

Fani

Operasi Senyap Resmob Numbay, Tangkap Penadah Curanmor dan 7 Motor Curian Disita

Fani

Leave a Comment