Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

OJK Sebut Kinerja BPR di Papua Melebihi Nasional

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, Adolf Fiktor Tunggul Simanjuntak

Jayapura – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, Adolf Fiktor Tunggul Simanjuntak mengatakan, tekanan ekonomi global dan kondisi politik di dalam negeri pada tahun 2019 yakni Pemilihan Umum (Pemilu) turut mempengaruhi perekonomian nasional.

Hingga Desember 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen atau tertinggi kedua setelah China di Negara – negara G-20. Dalam pencapaian tersebut, OJK bersama industri keuangan termasuk BPR mampu berkontribusi melalui pelaksanaan fungsi intermediasi yakni penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit dengan tetap menjaga profit risikonya.

Pencapaian pertumbuhan DPK BPR di wilayah Papua dan Papua Barat masih diatas pertumbuhan nasional yang mencapai 12,63 persen. Secara khusus 8 BPR di Papua, DPK posisi November 2019 tumbuh 31,90 persen dibandingkan November 2018 atau Rp650,60 miliar dari Rp493,25 miliar.

“Sementara di Papua Barat, 5 BPR untuk DPK tumbuh 15,55 persen posisi November 2019 atau Rp548,90 miliar dari Rp475,03 miliar pada posisi November 2018,” jelas Adolf.

Adolf mengatakan, pemanfaatan utama DPK digunakan untuk menyalurkan kredit yang tercermin dari pertumbuhan kredit sebesar 7,78 persen di wilayah Papua atau sebesar Rp1,136 miliar pada November 2019 dan Rp1,313 miliar pada November 2018. “Untuk wilayah Papua Barat, pertumbuhan kredit -0,43 persen atau Rp594 miliar pada November 2019 dan Rp596,54 miliar pada November 2018,” ucapnya.

Sementara, total aset BPR di wilayah Papua pada November 2019 sebesar Rp1,346 miliar, meningkat 2,51 persen dibandingkan November 2018 sebesar Rp1,313 miliar. Di wilayah Papua Barat, aset BPR mengalami penurunan 2,21 persen dari Rp704,84 miliar pada November 2018 menjadi Rp689,25 miliar pada November 2019. (Zulkifli)

Artikel Terkait

Masyarakat Papua Diimbau Berhati Hati dengan Tawaran Pinjol

Bams

Waspada Terhadap Penawaran Investasi Imbal Hasil Tidak Wajar

Zulkifli

OJK Dukung Implementasi Program PEN

Zulkifli

Ini Harapan OJK Papua Soal Kookmin Bank Setor Dana Segar ke Bukopin

Zulkifli

OJK : Kondisi Perbankan di Papua Stabil dan Terjaga

Zulkifli

Pegawai OJK Bagikan Ratusan Paket Bapok dan APD

Zulkifli

12.840 Debitur di Papua Dapat Persetujuan Relaksasi Kredit Dampak Covid-19

Zulkifli

Resktrukturisasi Tidak Berlaku bagi ASN dan Karyawan Berpenghasilan Tetap

Zulkifli

Konsumen Pinjaman Online Tak Dapat Mengajukan Restrukturisasi, Ini Penjelasan OJK

Zulkifli

Leave a Comment