Muswil Siap Digelar, ALFI Songsong Kehadiran DPW Papsel
MERAUKE–Dalam waktu dekat jajaran Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Papua Selatan akan memiliki organisasi di tingkat provinsi dengan dibentuknya DPW ALFI Provinsi Papua Selatan seiring hadirnya DOB. Tentunya kehadiran DPW menjadi angin segar dan penyemangat baru untuk ALFI di Provinsi Papua Selatan untuk berkembang lebih baik lagi.
Terkait dengan hal tersebut, Ketua DPC ALFI Merauke, Abi Bakri Alhamid mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik kehadiran DPW dimana tahun ini musyawarah akan segera digelar. Seharusnya tahun 2026 sudah dilakukan upgrade dari DPC ke DPW namun masih menunggu informasi lebih lanjut dari DPP.
“Kebetulan ALFI di Ambon juga akan melaksanakan Muswil, oleh sebab itu setelah Ambon barulah giliran Merauke. Jadi kita pihaknya masih menunggu surat perintah resmi untuk menggelar musyawarah. Sebenarnya bisa digelar April ini tetapi karena masih diperhadapkan dengan berbagai kesibukan sehingga diundur bulan depan dan dari DPP akan hadir, ” terang Abi kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Rabu (8/4).
Menurutnya, tantangan dan tugas yang akan dihadapi pasca terbentuknya DPW akan lebih berat. ALFI bertugas membantu pemerintah sebagai mitra strategis. Jadi ALFI ikut memikirkan daerah ini juga, bagaimana perekonomian bisa maju. Untuk itu pihaknya berharap agar masalah logistik dapat diperhatikan dan dukungan pemerintah sangat dibutuhkan.
“Mari kita jalan bersama-sama sebagai mitra strategis pemerintah. Salah satu contoh dalam mengatasi permasalahan kontainer yang belum bisa ditarik keluar karena depo yang ada masih belum ada perubahan. Kondisinya ya, begitu-begitu saja dari dulu. Dampaknya, perkembangan logistik jadi mandek, “jelasnya.
Rapat sudah pernah digelar bersama unsur terkait seperti Dinas PU, Perhubungan, Bapenas dan lain sebagainya untuk menindak lanjuti permasalahan ini. Pihaknya juga gencar menyuarakan pentingnya logistik sebagai langkah edukasi kepada kalangan yang masih awam. Besar harapan kolaborasi dengan semua stake holder lebih ditingkatkan sehingga ketika ada masalah dapat diselesaikan bersama. (iis)
