Momen Ramadhan, Tifa Montessori Play House Gelar Lomba Untuk Anak 

MERAUKE-Sejumlah anak antusias mengikuti lomba bercerita dan proyek motorik halus yang diadakan oleh Tifa Montessori Play House, bertempat di aula Pepusda Merauke, Sabtu (7/3). Setiap anak berlomba-lomba menunjukkan kemampuan agar mampu memikat dewan juri dan meraih juara. Tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi para orang tua yang saat itu ikut mendampingi buah hati secara langsung.

Founder Tifa Montessori Play House, Aulia Aniz Syabily kepada Pasific Pos mengemukakan bahwa peserta diwajibkan menyampaikan cerita tentang aktivitas mereka selama Bulan Ramadhan sesuai dengan tajuk yang diusung yaitu ‘Ceritaku Ketika Ramadhan’. Pihaknya memberikan kebebasan kepada anak untuk bercerita tanpa harus terpaku dengan tema yang diusung.

Intinya, apa yang menarik bagi anak maka itulah yang diceritakan di hadapan juri. Lomba bercerita ini juga diharapkan menjadi sarana melatih anak agar memiliki mental berani dan percaya diri saat tampil atau berbicara di hadapan orang banyak. Sedangkan untuk lomba menyelesaikan proyek motorik halus juga bertema montessori dan Ramadhan.

Mengingat yang menggelar lomba adalah Tifa Montessari Play House sehingga anak lebih fokus belajar dan bermain dengan metode montessori. “Ini baru pertama di Merauke sehingga kita juga memperkenalkan tentang montessori serta kegiatan apa saja yang rutin kita lakukan khususnya untuk anak usia 3 dan 6 tahun, ” terangnya.

Ia menambahkan, peserta lomba terbuka untuk lintas agama namun yang mendaftar kali ini diakui dominan dari kalangan Muslim. Anak-anak ini berasal dari berbagai sekolah bahkan ada yang belum bersekolah juga tidak kalah antusias untuk ikut. Sedangkan dewan juri yang dihadirkan merupakan guru dari beberapa sekolah dan mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Pihaknya bersyukur karena antusias peserta cukup tinggi dan mendapat respon positif dari orang tua. Adapun jumlah keseluruhan peserta sebanyak 32 anak dan jumlah tersebut dinilai cukup banyak karena pihaknya sendiri tidak menyangka bisa mendapat peserta sebanyak itu.

Ia berharap melalui lomba orang tua dapat mendukung soft skill anak dan menumbuhkan mental anak sejak dini. Termasuk kesadaran orang tua tentang pentingnya simulasi motorik anak apalagi di era sekarang.(iis)

Related posts

Astra Motor Merauke Raih Apresiasi dari PMI atas Konsistensi Donor Darah

Fani

Dua Figur Ini Siap Bangun Empat DPD BMI Di Papua

Bams

Luncurkan Program Desa Berdaya Mamuya, PLN UIP MPA Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Fani

Patroli Malam di Nabire, Polisi Amankan Senjata Tajam

Fani

DPRD Waropen Tekankan Kepastian Hukum Tambang, Tiga Perusahaan Diminta Segera Lengkapi Izin

Jems

Pemerintah Dorong OAP Papau Selatan Ikut Sekolah Kedinasan

Bams

Leave a Comment