Gerak Cepat Bupati Merauke, Bantu Warga Terdampak Musibah Air Pasang

MERAUKE-Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze memberikan perhatian penuh terhadap kondisi cuaca saat ini dimana sesuai informasi BMKG, salah satu wilayah yang terdampak perubahan iklim adalah wilayah selatan Papua. Saat ini terjadi air pasang yang cukup tinggi sehingga langkah-langkah antisipasi harus segera dilakukan.

“Saudara-saudara kita yang mendiami dua distrik di Pulau Kimaam saat ini sedang mengalami musibah air pasang yang cukup tinggi. Tanaman yang ditanam warna seperti umbi-umbian dan lain-lain semua terendam air. Kemungkinan besar untuk beberapa waktu ke depan mereka akan mengalami kesulitan pangan, “ujar bupati kepada wartawan di Rumah Makan Sederhana, Sabtu (10/1).

Sebagai pimpinan daerah, Yoseph bergerak cepat dengan bertemu pihak-pihak terkait guna mengambil langkah-langkah antisipasi. Salah satunya dengan menindak lanjuti kebijakan yang sudah diambil pada tanggal 19 Desember 2025 lalu dimana telah dikeluarkan SK Bupati terkait dengan status bencana untuk wilayah Waan dan sekitarnya juga pesisir Merauke.

Karena masa berlaku adalah 14 hari maka SK harus diperbaharui lagi sehingga bantuan ke lokasi bencana dapat didorong secara optimal. Untuk jangka panjang, setelah mendapat laporan dari kadistrlk dan masyarakat maka dipandang perlu untuk membuat perencanaan yang baik dan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan kepada masyarakat yang terdampak.

“Jadi Pemda sudah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi kondisi yang ada dengan harapan masyarakat tidak mengalami kesulitan. Kita juga didukung oleh Bulog dan Bapanas sehingga saya yakin bantuan akan disalurkan dengan baik. Kapal akan disiapkan, semoga bisa berlabuh agar bantuan dapat segera diterima masyarakat. Jumlahnya 19 ton beras sesuai jumlah jiwa yang ada di lokasi bencana, “ungkap bupati.(Iis)

Related posts

Semangat Berkah Ramadhan, PIKK PLN UP3 Sorong Berikan Bingkisan

Fani

Wabup Fauzun Sebut Perempuan Muyu Berperan Penting Dalam Pembangunan

Bams

Kadis PUPR Mimika : Volume Pekerjaan Tidak Diakui Karena Persoalan Tanah

Fani

Tokoh Pemuda Suku Kamoro Kecam Kekerasan KKB

Fani

Komitmen PLN Lakukan Rehabilitasi DAS di Halmahera

Fani

Serang Pos Keamanan Dua Orang Meninggal Dunia

Fani

Leave a Comment