Pasific Pos.com
Olahraga

Masih ada Venue Nol Persen, ini Respon PB PON Papua

Venue Nol Persen
Bertempat di Kantor Pusat PB PON Papua di Hamadi, Kota Jayapura, Senin (18/5/2020), Pengurus PB PON Papua menggelar rapat bersama Tim Bidang Arena.

JAYAPURA – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua terus melakukan kesiapan event empat tahunan tersebut.

PON XX Papua yang sedianya diselenggarakan pada bulan Oktober 2020 ditunda hingga bulan Oktober 2021, akibat Virus Corona atau Covid-19.

Bertempat di Kantor Pusat PB PON Papua di Hamadi, Kota Jayapura, Senin (18/5/2020), Pengurus PB PON Papua menggelar rapat bersama Tim Bidang Arena.

Ketua Harian PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi menjelaskan rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya bersama Ketua Harian PON Papua.

“Rapat ini lebih kepada rencana aksi bidang Satu yang kemudian didetailkan menjadi koordinator bidang. Nantinya dari rencana aksi ini akan keluar uraian kegiatan. Kemudian rincian kegiatannya yang akan menjadi RKA atau Rencana Kerja dan Anggaran. Kemudian di RKA itulah akan disusun matriks penganggaran dan pembiayaan. Jadi ada kegiatan yang dibiayai di 2020 dan kegiatan yang di biayai pada tahun 2021. Nah 2020 ini nanti yang kemudian akan kita bikin proposal. Kita lampiri kegiatan untuk segera diajukan kepada pemerintah yang nanti disampaikan oleh Ketua Harian mewakili Ketua Umum PB PON,”terangnya.

Dengan demikian akan didapatkan kepastian ketersediaan anggaran PB PON di tahun 2020.

Dijelaskannya pemerintah akan menyikapi pembiayaan itu dengan melihat rencana aksi yang akan dibuat PB PON. Serta kegiatan – kegiatan yang sifatnya penting dan mendesak, yang bisa dilakukan, walaupun dalam suasana covid-19.

Secara detail Yusuf menjelaskan maksud dari rencana aksi ini misalnya membuat rencana aksi pada bulan Januari-Desember 2020. Semisal pada bulan Januari kegiatan apa yang dilakukan. Kemudian Oktober juga apa saja kegiatannya.

“Rinciannya seperti apa. Kemudian di bulan Maret -April itu kegiatannya seperti apa. Sehingga nanti kita bisa tau bahwa dalam 1 tahun ini, kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap koordinator yang tidak boleh terlewatkan. Dikarenakan akan melewati progress persiapan PON. Itu kegiatan apa saja dari Januari yang sudah kita lewati. Dilanjutkan bulan Mei sampai dengan Desember,” jelasnya rinci.

Kemudian, nantinya bidang arena akan mengidemtifikasi arena -arena yang nol persen dalam artian venuenya belum dibangun sama sekali.

Dimana ada sekitar 9 arena yang masih kategori nol persen, yang harus diidentifikasi. Kemudian khusus arena ini akan disusun rencana aksinya. Jadi akan ada rapat dengan pemiliik arena antar bidang pertandingan.

Sembilan arena yang kesiapannya masih 0 persen diantaranya layar, bulu tangkis dikarenakan yang sebelumnya direncanakan di GOR Waringin. Namun harus di renovasi terlebuh dahulu.
Kemudian Paralayang, Gantole. Seraya memberikan contoh Auditorium Uncen dan Gedung Trikora di Uncen. Dimana akan ada rapat dengan pemiliknya dalam hal ini pihak Rektor Uncen dan juga Pembantu Rektor III Uncen yang membantu secara administrasi.

Dimana, harus ada kata sepakat dulu antar bidang pertandingan kemudian perwakilan dari masing – masing cabor yang masuk dalam panitia pelaksana inti yang sudah di SK kan bersama pihak pemilik dalam hal ini Uncen.

Setelah ada kata sepakat bahwa kedua gedung ini dipakai untuk pertandingan PON. Maka disinilah bidang arena dan pertandingan menyusun rencana aksi untuk pertandingan angkat besi dan sepak takrauw. “Venus Auditorium Uncen dan Gedung Trikora progressnya sudah rampung 100 persen,”tutupnya.

Artikel Terkait

Progres Kesiapan PON Sudah Capai 70 Persen

Tiara

Venue Akuatik Papua Dapat Pengakuan Dunia

Bams

PB PON Papua Terus Sempurnakan Data Akomodasi

Bams

PB PON Papua Jajaki Kerjasama Dengan LPDUK

Bams

Program Perencanaan Bidang Akomodasi PB PON Segera Dilelang

Bams

PB PON Takkan Melayani Wartawan Jika Pendaftaran Ditutup

Bams

Sempat Dipalang, Pekerjaan Venue Dayung PON Terus Dikerjakan

Bams

Proyek Venue PON Banyak Serap Pekerja Lokal

Bams

Bangun Venue PON Habiskan APBD Papua Rp 3,8 Triliun

Bams