Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027, Forum Penting Dalam Proses Perencanaan Pembangunan Daerah 

MERAUKE– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggelar konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 bertempat di Bell Hotel, Selasa (7/4). Adapun tema pembangunan Papua Selatan dalam RKPD tahun 2027 yakni “Percepatan dan Pemerataan Akses serta Kualitas Layanan Dasar, serta Pemberdayaan Ekonomi Lokal Berbasis Masyarakat Adat.”

Gubernur Papua Selatan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno menyampaikan bahwa RKPD merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

Konsultasi ini penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Hal mendasar yang menjadi fokus dalam kegiatan ini yaitu penyelarasan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, evaluasi kinerja RKPD Tahun 2025, penetapan indikator utama pembangunan daerah dan sinkronisasi aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan

Proses sinkronisasi, harmonisasi dan integrasi perencanaan pembangunan merupakan tantangan sekaligus kebutuhan penting dalam memastikan keterpaduan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Melalui forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama terkait prioritas pembangunan daerah yang tepat sasaran, efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ditegaskan pentingnya koordinasi dan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten mengingat Papua Selatan sebagai provinsi baru, pastinya banyak tantangan dan peluang dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Forum ini harus dimanfaatkan secara maksimal dengan menyampaikan usulan, masukan serta kondisi faktual yang terjadi di masyarakat.

Setiap program dan kebijakan yang dirumuskan tak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi benar-benar dilaksanakan dan bermanfaat nyata. Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang solutif, terukur dan berkelanjutan.(Iis)

Related posts

20 Pemuda Desa Tawa Raih Sertifikat Security Melalui Program TJSL

Fani

Puluhan Ribu Umat Katolik Hadiri Tahbisan Uskup Timika Mgr. Bernardus Bogitwos Baru, OSA

Fani

Buka Muswil I Salimah Papsel, Wagub Paskalis Ingatkan Kepemimpinan Yang Amanah

Bams

KPU Nabire Geser Logistik Pemilu 2024 ke TPS

Bams

Satgas Ops Damai Cartenz Perkuat Pendekatan Humanis Lewat Patroli Sambang di Kiwirok

Fani

Momen Halal Bi Halal, Wanita Islam Papua Selatan Satukan Hati Dan Perkuat Ukhuwah Islamiah

Bams

Leave a Comment