Komitmen Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM Di Kawasan Selatan Papua
MERAUKE,- Pertamina terus meningkatkan pelayanan dan optimalisasi kinerja demi kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat khususnya di wilayah selatan Papua, seiring dengan hadirnya DOB Provinsi Papua Selatan. Tidak hanya di kabupaten induk, optimalisasi menyebar hingga ke kabupaten pemekaran dan masih berjalan lancar tanpa kendala yang signifikan.
Darryl Gomos Manullang selaku Sales Branch Manager Wilayah Papua Selatan – Pegunungan kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Selasa (12/5) mengemukakan bahwa untuk Pertamina Patra Niaga Wilayah Pemasaran Papua Selatan fokus melayani pendistribusian BBM di Kabupaten Mappi, Asmat, Boven Digoel dan Merauke.
Pihaknya dalam hal ini rutin melakukan monitoring terhadap penyaluran BBM dan juga elpiji agar berjalan lancar. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait kebutuhan dan kuota yang masih mencukupi. Namun perlu digaris bawahi bahwa kebutuhan di setiap kabupaten berbeda-beda sehingga koordinasi rutin dilakukan agar ketika ada kebutuhan khusus yang perlu ditambahkan dapat segera diusulkan ke BPH Migas.
Dengan demikian kebutuhan BBM akan tercukupi hingga akhir tahun terutama jika terjadi peningkatan kebutuhan di tengah-tengah masyarakat. Menyinggung tentang Satgas Terpadu yang merangkul pemerintah, sejumlah stake holder termasuk Pertamina di dalamnya, ia menegaskan bahwa Pertamina turut berperan mengawasi penyaluran BBM subsidi di Papua Selatan.
“Kita masih menunggu hasil keputusan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten terkait dengan surat tugas agar kita dapat bergerak lebih cepat dalam mengawasi pembelian BBM. Untuk saat ini khusus di wilayah Merauke dengan tiga SPBU reguler yang ada, kondisinya aman dan antrian juga mulai berkurang, ” terangnya.
Demikian pula halnya dengan elpiji yang masih disuplay dari Surabaya dengan harga yang telah ditetapkan pada 18 April 2026 lalu. Kenaikan harga yang terjadi sudah mengikuti harga pasar dunia. Jika satu saat terjadi penurunan, pihaknya akan tetap mengupdate setiap bulannya. Ia mengungkapkan, hingga saat ini harga yang berlaku adalah harga yang terdapat pada outlet resmi Pertamina dan di kalangan agen.
Diakui prioritas kebutuhan elpiji masih fokus untuk wilayah Merauke, namun jika ada kebutuhan khusus untuk Mappi, Asmat dan Boven Digoel maka akan langsung disalurkan dari Merauke. Ia menghimbau agar masyarakat lebih bijak menggunakan BBM terutama BBM bersubsidi dan tidak perlu khawati terkait ketersediaan karena stok masih mencukupi sesuai kuota serta alokasi masing-masing SPBU.(iis)
