Tim 9 Prihatin Masa Depan Persipura Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe

Jayapura,- Tim 9 turut prehatin atas kondisi yang dialami Persipura Jayapura pasca kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe Jumat, 8 Mei 2026 Tim 9 Prihatin Masa Depan Persipura Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe.

Persipura harus menelan pil pahit usai tumbang 0-1 dari Adhyaksa FC pada babak play off promosi ke liga 1. Sehingga memantik emosi ribuan suporter dari Tim “Mutiara Hitam” itu.

Menanggapi kejadian tersebut, salah satu perwakilan dari Tim 9 yang juga merupakan Anggota DPR Papua Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM mengatakan, situasi yang dialami Persipura saat ini ibarat pepatah lama, “sudah jatuh tertimpa tangga pula.”

Padahal kata Alberth, klub kebanggaan masyarakat Papua itu, kini memasuki tahun ke lima berada di kasta kedua sepak bola Indonesia. Bahkan, dikenal sebagai salah satu tim tradisional dengan segudang prestasi di tanah air.

“Ini menjadi pukulan berat bagi Persipura dan masyarakat Papua pecinta sepak bola,” ujar Alberth Merauje kepada Pasific Pos di Jayapura, Minggu, 10 Mei 2026, siang.

Apalagi lanjutmya, perkembangan sepak bola nasional saat ini dalam sorotan FIFA. Tidak menutup kemungkinan Persipura bakal terancam menerima sanksi berat pasca kericuhan yang terjadi usai pertandingan playoff promosi.

‘Mulai dari denda ratusan juta rupiah hingga kemungkinan sekitar 10 pertandingan musim 2026/2027 harus dimainkan di luar kandang.
Kalau pun bermain di kandang, kemungkinan tanpa penonton,”kata Alberth dengan nada memprehatinkan.

Akibat kerusuhan tersebut, Alberth Merauje pun meminta PSSI untuk mengingatkan Persipura dari berbagai aspek dengan mengacu pada kode disiplin PSSI Pasal 70 dan 71 terkait perilaku buruk suporter, kerusakan fasilitas stadion, aparat kepolisian yang mengalami cedera, hingga kendaraan yang dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Selain itu, menurutnya, Papua dianggap sebagai daerah rawan dalam penyelenggaraan event sepak bola nasional, terlebih adanya pengibaran bendera Bintang Kejora di tengah ribuan suporter saat kericuhan terjadi hingga suasana Stadion LE berubah mencekam.

Selain itu, Legislator Papua itu juga menyinggung kemungkinan adanya perhatian dari AFC terhadap situasi tersebut, terutama berkaitan dengan isu penggunaan wasit asing dan trauma pasca Tragedi Kanjuruhan yang dinilai dapat mencoreng wajah sepak bola Indonesia di tingkat ASEAN.

Karena itu, Merauje meminta pengurus Persipura, khususnya Ketua Umum klub, segera melakukan konferensi pers untuk meminta maaf kepada seluruh korban, masyarakat Papua, serta kepada PSSI dan AFC.

“Untuk mengantisipasi degradasi ke Liga 3, Persipura sebaiknya membuat format baru dalam seleksi pemain dan mendesain kompetisi lokal khusus klub anggota Persipura agar pembinaan tetap berjalan,” sarannya.

Kendati demikian, ia pun berharap Persipura bisa melakukan evaluasi menyeluruh dan lebih siap menghadapi kompetisi musim depan meski harus menghadapi berbagai konsekuensi berat.

Sekedar diketahui, dari data yang dihimpun, tercatat sedikitnya 36 sepeda motor pribadi anggota Polri dilaporkan hilang. Selain itu, sejumlah kendaraan dinas roda dua dan roda empat milik kepolisian juga mengalami kerusakan dan hangus terbakar, termasuk mobil operasional Ditreskrimum, Resmob, truk Dalmas hingga ambulans Sat Brimobda Papua. Serta sejumlah handphone dilaporkan hilang.

Akibat insiden tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan saat ini masih dalam pendataan pihak kepolisian.(Tiara).

Related posts

Rayakan Akhir Bulan Kemerdekaan, Astra Motor Papua Bersama Mal Jayapura Sukses Hadirkan Gema Merdeka

Fani

Tradisi Adat “Bayar Kepala” Perlu Dilestarikan Lewat Perda

Bams

Alberth Merauje Hadiri Doa Syukur PAR GKI, Tekankan Peran Gereja dan Orang Tua dalam Pembinaan Anak

Bams

Merupakan Garda Terdepan, JBR – HADIR Akan Naikkan Insentif Kader Posyandu

Bams

Jika Terpilih, JBR – HADIR Janji Bakal Atasi Masalah Banjir di Kompleks SMAN 4 Entrop

Bams

Residivis Curas Dibekuk di Jayapura, Polisi Temukan 13 Paket Ganja

Fani

Leave a Comment