HNSI Hadir di Papua, Nur Sadin: Sarmi Salah Satu Lumbung ikan dan Penyuplai Utama

Jayapura,- Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sarmi, Nur Sadin menilai kehadiran HNSI di Papua menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi nelayan sebagai mitra strategis pemerintah.

“Kehadiran HNSI di daerah khususnya di Kabupaten Sarmi merupakan wujud nyata keberpihakan lembaga independen terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan,”tegas Nur Sadin kepada media usai mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) I HNSI yang digelar oleh DPD Provinsi Papua di salah satu Hotel di Kota Jayapura pada Senin, 20 April 2026.

Menurutnya, tema Musda ke I HSNI DPD Provinsi Papua yang bertuliskan, “Nelayan Sejahtera, Negara Kuat” mencerminkan bahwa kekuatan suatu negara sangat ditentukan oleh kesejahteraan masyarakat produktif, termasuk nelayan.

Dengan demikian tandas Sadin, HNSI secara khusus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian nelayan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis kelautan.

Sementara Sub Tema lanjut Sadin, adalah semangat musyawarah daerah kita wujudkan Papua sebagai kawasan maritim yang mandiri dan sejahtera melalui pemberdayaan nelayan tradisional pesisir dan pulau

Apalagi ungkap Sadin, Kabupaten Sarmi memiliki potensi besar di sektor perikanan, terutama di wilayah pulau seperti Pulau Liki dan Pulau Yamna yang sangat cocok untuk pengembangan keramba terapung.

“Potensi ini didukung data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menyebut Sarmi sebagai salah satu lumbung ikan dan penyuplai utama bagi wilayah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, hingga Kota Jayapura,”ujar Sadin

Nur Sadin menekankan, bahwa atas dasar itulah para nelayan di Sarmi didorong untuk lebih giat, efektif, dan inovatif dalam mengelola usaha perikanan ke depan. Selain itu, nelayan juga diharapkan memiliki mental tangguh dan jiwa petarung dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Ke depan, nelayan Sarmi harus mandiri. Bantuan dari pemerintah hanya sebagai stimulan, tapi setelah itu mereka harus bisa berdiri sendiri dan berkembang,” tegasnya.

Untuk itu, Nur Sadin menambahkan, kedepannya HNSI akan terus berperan sebagai wadah perjuangan nelayan sekaligus jembatan komunikasi dengan pemerintah, guna membuka akses yang lebih luas serta mempermudah nelayan dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (Tiara).

Related posts

Warga Korban Penganiayaan di Puncak Jaya Dievakuasi

Fani

Bupati dan Ketua DPRK Sarmi Kunjungi PT. Salaki di Jayapura untuk Pastikan Lapangan Kerja Masyarakat

Bams

PT IJS dan Unmus Sosialisasikan Peran Mangrove Bagi Kelompok Konservasi Masyarakat Kampung Urumb

Bams

Malam Pergantian Tahun, Bupati Sampaikan Alasan Dirayakan Dengan Sangat Sederhana

Bams

Kawal Proyek Strategis Nasional, PLN UIP MPA Gandeng Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

Fani

Gerakan Pangan Murah Kodim 1702/Jayawijaya Dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025

Fani

Leave a Comment