Lydia Assegaf: HNSI Rumah Besar Bagi Nelayan Papua

Jayapura,- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HNSI, Lydia Assegaf, S.E., menegaskan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) merupakan wadah perjuangan nelayan dalam melindungi, memberdayakan, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) I HNSI DPD Provinsi Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin, 20 April 2026.

Menurut Lydia, HNSI adalah rumah besar bagi nelayan Indonesia, tempat berhimpun untuk menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, seluruh pengurus HNSI di berbagai wilayah, termasuk Papua, memiliki tanggung jawab untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi nelayan agar bergabung dan berpartisipasi aktif.

“Tema ‘Nelayan Sejahtera, Negara Kuat’ menegaskan bahwa kekuatan bangsa bertumpu pada kesejahteraan nelayan sebagai salah satu pilar ekonomi maritim,” ujar Lydia

Lydia pun akui, Papua memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Hanya saja, masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, seperti keterbatasan akses permodalan, teknologi, pasar, serta infrastruktur yang belum merata.

Meski demikian, Lydia mengungkapkan adanya kabar baik terkait rencana pembangunan 210 titik kampung nelayan di Papua. Program tersebut dinilai sebagai peluang besar yang harus didukung bersama.

“Program ini harus disambut baik dan HNSI harus berdiri ke depan bergandengan tangan dengan pemerintah untuk bisa mengawal bagaimana program kampung nelayan ini betul-betul bisa terwujud dan tentunya HNSI harus mengajak masyarakat nelayan memahami bahwa kampung nelayan ini adalah peluang emas bagi kita untuk bisa lebih maju sehingga masyarakat nelayan, masyarakat kita di semua wilayah perkampungan nelayan ini wajib untuk mendukung demi kesejahteraan kita bersama,”tandasnya.

Bahkan, ia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus HNSI Papua segera melakukan audiensi dan membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor perikanan, termasuk melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), guna memastikan program-program yang dirancang dapat diimplementasikan secara optimal.

Pada kesempatan tersebut, Lydia juga memaparkan sejumlah program prioritas HNSI, di antaranya penguatan kelembagaan dan keanggotaan melalui pendataan nelayan yang akurat berbasis nama dan alamat, sehingga setiap program dapat tepat sasaran.

Selain itu, penguatan koperasi nelayan HNSI juga menjadi fokus utama sebagai wadah ekonomi bersama. Melalui koperasi, nelayan diharapkan tidak lagi berjalan sendiri, melainkan bergerak secara kolektif dan memiliki daya tawar yang lebih kuat.

“Koperasi akan kita sinergikan dengan berbagai mitra, baik dalam hal permodalan, pemasaran, maupun pengembangan usaha, sehingga nelayan bisa lebih mandiri dan berdaya,”imbuhnya.

Untuk itu, HNSI juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung berbagai program pemerintah, seperti kampung nelayan dan koperasi nelayan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pulau-pulau.

Pada kesempatan ini, Lydia mengajak seluruh pengurus HNSI yang akan terpilih untuk membangun organisasi yang solid, berintegritas, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder di Papua.

Lydia menambahkan, jika pentingnya peran organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pendidikan, guna melindungi generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba, serta mewujudkan generasi emas Papua menuju Indonesia Emas 2045.

“HNSI harus menjadi rumah besar bagi nelayan Papua yang mampu menampung aspirasi dan memperjuangkan kepentingan mereka secara nyata,”tekannya. (Tiara).

Related posts

Pemkab Mimika Gelar Rakor Finalisasi Persiapan MTQ ke 30 se Tanah Papua

Fani

Martha Ngurmetan Meninggal Dunia Bersama Bayi di Kandungan di RS Marthen Indey

Fani

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Rapim Kodam Tahun 2024

Fani

Tindaklanjuti Temuan BPK RI, Pansus TLHP DPR Papua Panggil Sembilan OPD

Bams

Legislator Papua Soroti Rendahnya Anggaran Pemerintah untuk Media Lokal

Bams

Pj Gubernur Papua Bertemu APTISI Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Pengelolaan Anggaran

Bams

Leave a Comment