Gubernur Dorong Warga Numfor Tanam Kelapa, Jagung, dan Kacang Hijau
Numfor,- Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong masyarakat Kepulauan Numfor mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan kampung.
Dalam kunjungannya ke Kampung Yenbepon, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (21/5/2026), Fakhiri mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan berbagai program bantuan bibit dan peternakan bagi masyarakat.
“Tanam kelapa sebanyak-banyaknya, tanam pala sebanyak-banyaknya, tanam sagu sebanyak-banyaknya,” kata Fakhiri.
Ia menilai Numfor memiliki potensi besar di sektor kelapa karena wilayah pesisirnya dipenuhi tanaman kelapa yang bisa diolah menjadi kopra dan minyak kelapa.
“Kalau di Sarmi masyarakat sudah kerja kelapa untuk kopra dan minyak, saya yakin Numfor juga bisa,” ujarnya.
Pemerintah provinsi, kata dia, siap membantu masyarakat dengan bibit kelapa hibrida agar produksi meningkat.
“Pemerintah juga akan berupaya membeli hasil kopra atau hasil panen kelapa masyarakat Numfor,” katanya.
Selain kelapa, masyarakat juga didorong mengembangkan jagung dan kacang hijau dengan pola tanam tumpang sari karena masa panennya relatif singkat.
“Tiga sampai empat bulan sudah bisa panen. Ini yang kita mau, supaya ada hasil di tengah-tengah keluarga,” ucap Fakhiri.
Ia meminta kepala distrik dan kepala kampung segera menyiapkan lahan agar bantuan bibit bisa langsung disalurkan tahun ini.
“Jangan tunggu tahun depan, karena sekarang sudah bulan Juni. Semua bibit dan program itu sudah ada di provinsi sekarang,” katanya.
Tak hanya pertanian, pemerintah juga menyiapkan bantuan peternakan berupa ayam potong, ayam petelur, hingga ternak babi.
Namun, bantuan tersebut diminta dikelola secara berkelompok agar manfaat ekonomi dirasakan lebih luas oleh masyarakat kampung.
“Saya minta dibentuk kelompok-kelompok usaha supaya hasilnya bisa dinikmati bersama oleh masyarakat kampung,” ujar Fakhiri.
