Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Di Tengah Covid-19, Masyarakat Harus Berani Memeriksakan Diri ke RS

Covid-19 papua
Emus Gwijangge

Jayapura, – Virus corona atau covid-19 telah menyebar ke hampir seluruh negara di dunia ini. Untuk itu, masyarakat di seluruh dunia pun diminta untuk lebih waspada dengan penyebaran virus tersebut.

Oleh karena itu, ditengah pandemi covid-19 ini, Pemerintah Provinsi Papua telah menerapkan Social Distance atau pembatasan sisoal dalam mencegah penyebaran virus corona dengan cara menjaga jarak.

Menanggapi kasus ini, Anggota Komisi I DPR Papua, Emus M. Gwijangge bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM mengimbau masyarakat khususnya yang sudah melakukan kontak fisik dengan pasien positif covid-19, untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas maupun rumah sakit.

“Kami mendapat laporan bahwa ada warga yang sudah kontak langsung dengan pasien positif corona, tapi mereka tidak mau lapor atau periksa,” ungkap Emus Gwijangge lewat via selulernya, Kamis (16/4).

Lanjut dikatakan, jangan sampai masyarakat yang tidak sehat ikut tertular lantaran tidak adanya keterbukaan dari warga yang pernah kontak langsung dengan pasien positif corona.

“Jadi saran saya lebih baik periksa. Agar kita tahu terinveksi atau tidak,” ujar Emus.

Menurut Politisi Partai Demokrat itu, dengan sikap kertebukaan dan sadar diri, kita dapat memutuskan penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan ini hinggs menyebar di Tanah Papua.

“Jangan kita terlalu lama dengan kondisi seperti ini. Karena kalau kondisi ini berangsur lama bahaya untuk Papua,” ucapnya.

Selain itu, sambung egislator Papua ini pemerintah juga perlu menyiapkan tempat khusus untuk menangani pasien covid-19.

Menurut Emus, sebaiknya ada satu tempat yang ditunjuk sebagai rumah sakit dadakan.

“Hal itu kami harapkan, sebab ada laporan warga dimana mereka takut berobat karena virus corona ini,” tutup Emus Gwijangge.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams

Rapid Test Atlet Peparnas Papua Negatif

Bams