Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis Headline

BNI Ajak Jurnalis Bersama Bangun Potensi Ekonomi Papua

Suasana media gathering yang digelar BNI Kanwil 16 Papua dan Papua Barat, Selasa (21/12/2021) malam.

Jayapura – Bank BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat menggelar media gathering pada Selasa (21/12/2021) malam. Media gathering dihadiri puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik dan online.

Turut hadir Himawan Susanto Nugraha selaku Wakil Pemimpin Operasional BNI Wilayah 16, Wakil Pemimpin Bisnis SME dan Konsumer BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat, Lucky T.Lahope, Mace Purba, dan Prasetyo Utomo dari Antara Foto yang memaparkan materi tentang teknik fotografi.

Pemimpin BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat, Ariyanto Soewondo Geni mengajak jurnalis untuk bersama membangun potensi yang ada di Papua.

Menurutnya, banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh BNI dalam rangka percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.

“Kami siap membangun, karena selain lembaga keuangan, BNI juga memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dibidang asuransi jiwa, pembiayaan dan sekuritas. Tentunya dengan misi kami kedepan yaitu bisnis secara global yang ditawarkan di kedua provinsi tersebut,” kata Ariyanto.

Pemimpin BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat, Ariyanto Soewondo Geni (tengah), Himawan Susanto Nugraha selaku Wakil Pemimpin Operasional BNI Wilayah 16, Wakil Pemimpin Bisnis SME dan Konsumer BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat, Lucky T.Lahope dalam acara media gathering.

Sementara itu, dalam mendorong kinerja perekonomian Papua pada 2022, Bank BNI Kanwil 16 Papua konsisten melanjutkan tiga program tahun 2021.

Wakil Pemimpin Bisnis SME dan Konsumer BNI Wilayah 16 Papua dan Papua Barat, Lucky T.Lahope mengatakan, tiga program yang akan dilanjutkan tahun depan yaitu pertama, menambah Agen 46 yang telah berjumlah 4.000 agen pada tahun ini.

Kedua, melakukan perbaikan kualitas kredit melalui program restrukturisasi lantaran dampak pandemi Covid-19 masih ada sampai saat ini.

Ketiga, BNI tetap melanjutkan program penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR kepada pelaku usaha.

“BNI telah menyalurkan kredit kepada 2.015 debitur, 1.700 diantaranya debitur KUR di Papua,” kata Lucky.

Lucky menambahkan, BNI tetap mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasioanl atau PEN di Papua.

Hal itu dilakukan agar masyarakat termotivasi melakukan kegiatan usahanya sehingga ekonomi Papua bisa tumbuh lebih dari 14,52 persen pada tahun 2022. (Zul)