Pasific Pos.com
Headline Sosial & Politik

Ribuan Rakyat Papua Rayakan Natal Bersama DPRP, Jhony Banua Rouw : Ajak Rakyat Berdoa Untuk Kedamaian Tanah Papua

Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE saat memberikan sambutan di perayaan Natal bersama yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua, Rabu malam, 21 Desember 2021. ( Foto Tiara).

Jayapura – Ribuan masyarakat yang ada di Kota Jayapura berbondong-bondong menghadiri perayaan Natal bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), yang digelar secara Akbar di halaman Kantor DPR Papua, Rabu 21 Desember 2021.

Dimana moment Natal tahun ini dilaksanakan secara live dan meriah dengan tema “Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakkan Persaudaraan”, dan perayaannya pun berbeda dari Natal di tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan oleh keluarga besar DPR Papua.

Lewat moment Natal ini, Ketua DPR Papua, Johny Banua Rouw, SE mengajak rakyat Papua membuka buka hati untuk menerima Tuhan Yesus sang Putra Natal hadir dalam hati kita.

“Ini Natal bersama DPRP, jadi bukan natal keluarga besar DPRP. Artinya masyarakat datang bersama-sama DPRP untuk merayakan Natal. Kita tahu bahwa Papua dibuka dengan Injil, Papua Tanah Injil sehingga kita harus bisa menggunakan dengan baik momentum Natal ini, jadi bukan hanya memperingati sebagai rutinitas, tapi kali ini kita mau katakan dengan momentum Natal ini, kita mengundang Tuhan Yesus untuk lahir di hati kita semua,” kata Jhony Banua Rouw disela-sela perayaan Natal, Rabu 21 Desember 2021.

Menurutnya, dengan kehadiran Tuhan Yesus, dalam hati kita, maka kita bisa membangun kebersamaan yang luar biasa, bukan hanya dikalangan DPR Papua, tetapi juga dengan rakyat.

Untuk itu, diharapkan di moment Natal ini, semua kembali menjadi satu kesatuan. Punya hati yang sama, punya fikiran yang sama untuk bagaimana membangun masyarakat yang ada di Tanah Papua ini.

Bahkan, pada kesempatan itu, Jhony Banua Rouw juga menghimbau, kepada pihak keamanan dalam hal ini TNI/Polri dan juga TPN-OPM untuk bisa menahan diri.

“Jangan ciptakan suasana yang membuat rasa takut kepada masyarakat, khususnya yang berada di daerah pedalaman, sehingga masyarakat juga bisa mengikuti perayaan Natal ini dengan suka cita,” ujar Jhony Banua Rouw.

“Mari kita berdamai, kita selesaikan masalah Papua dengan cara Papua,” sambungnya.

Namun, Jhony Banua Rouw menegaskan, jika perayaan Natal bersama yang dilakukan ini, bukanlah Natal Politik, sebab ini murni Natal untuk memuliakan nama Tuhan.

Oleh karena itu, Politisi Partai Nasdem itu mengajak seluruh rakyat Papua, berdoa untuk kedamaian di Tanah Papua.

“Mari kita terus menjaga tanah Papua ini dengan damai, jangan hanya dengan slogan saja, tetapi mari kita bersatu sesuai dengan tema Natal kita.
Kita terus menjadi keluarga yang baik dan terus saling sayang, saling menjaga untuk membangun tanah Papua, yang jauh lebih baik lagi,” tandas Jhony Banua Rouw atau yang disingkat JBR.

JBR mengakui, jika Natal kali ini di rayakan memang agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana Natal tahun ini keluarga besar DPR Papua bisa merayakannya bersama komponen masyarakat Papua.

Namun kata JBR, bukan seberapa megahnya dari pelaksanaan acara Natal itu, tapi bagaimana bisa dengan suka cita merayakan Natal bersama dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Tanah Papua.

Oleh sebab itu lanjutnya, di momentum Natal ini juga, perayaan Natal ini, saya punya ide untuk tidak hanya berpesta pora tapi kita juga harus bisa membantu, kita melibatkan pengusaha – pengusaha Papua dan juga mama – mama Papua untuk ambil bagian dalam perayaan Natal untuk menjajahkan dagangannya yang akan diberikan para tamu undangan.

“Sejak saya terpilih sebagai Ketua DPR Papua, memang Natal bersama rakyat Papua sudah direncanakan, namun
karena situasi Covid-19, sehingga niat untuk Natal bersama rakyat saat itu tertunda, dan kali baru bisa terlaksana,” jelasnya.

Apalagi tandas Jhony Banua, DPR Papua adalah rumah aspirasi rakyat, yang artinya dewan ini mewakili rakyat, sehingga setiap momen dewan harus ada bersama-sama rakyat.

“Perayaan Natal yang kita gelar pada hari ini, kita juga libatkan mama Papua untuk menyiapkan konsumsi lokal, yang dihidangkan bagi masyarakat yang datang mengikuti Natal.

Menurutnya, Natal DPR Papua bukan soal kemewahan dan megahnya dari perayaan Nata itu, tetapi bagaimana kita hidup berdampingan dengan masyarakat.

“Puji Tuhan, hari ini semua bisa berjalan dengan baik dan mama mama juga merasa dilibatkan, masyarakat juga bisa datang merayakan Natal bersama dengan kami. Ini sungguh luar biasa, yang awalnya kami berfikir undangan hanya seribu orang saja, karena kami siapkan kursi hanya seribu, tapi kenyataannya yang datang lebih dari seribu orang, sehingga kita harus tambah kursi, tambah semua hal untuk bisa memenuhi. Terimakasih untuk semangat dan kebersamaan dari rakyat. Itu artinya masih ada kepercayaan dari rakyat yang kita berikan, masih punya harapan yang mereka harapkan dari kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, Dr. Juliana J. Waromi, SE, M.Si sebagai Ketua Panitia Natal bersama DPR Papua mengatakan, dengan perayaan Natal tahun 2021, keluarga besar DPR Papua berkomitmen bekerja untuk melayani dan menjlin tali persaudaraan yang rukun bagi semua orang.

“Itulah yang menjadi dasar perayaan Natal keluarga besar DPR Papua tahun 2021. Meski ditengah pandemi Covid-19 yang masih bergejolak, tetapi kami selalu ingatkan akan 3 M, yaitu menjaga protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” pesan Sekwan Juliana Waromi.

Dijelaskannya, jika Panitia Natal tahun ini dibentuk hanya satu minggu yang lalu, dan sangat mendadak. Karena padatnya jadwal kegiatan Pimpinan dan Anggota Dewan, dalam membahas APBD Tahun 2021 yang cukup menyita waktu dan perhatian juga kegiatan dan Dewan lainnya yang harus diselesaikan sebelum masa raya Natal dan berakhirnya tahun ini.

Namun dalam segala keterbatasan tenaga dan waktu, lanjut Juliana Warimo, pihaknya berusaha untuk dapat merayakan Natal Bersama, agar Kelahiran Kristus dikandang Betlehem 2000 Tahun yang lampau tidak menjadi sebuah cerita atau sejarah. Tetapi menjadi landasan hidup dan kerja keluarga besar DPR Papua.

“Karena bayi Natal yaitu Kristus Tuhan, datang ke dunia dalam kerendahan dan kesederhanaan-Nya, agar kita yang berdosa dilayakkan dan diselamatkan,” imbuhnya.

Kendati demikian, kata Sekwan Juliana Waromi pihaknya berharap, dalam keterbatasan ini, dapat menjadi berkat dan cerita tersendiri ditahun Ini bagi kita semua, bahwa NATAL mempersatukan kita dalam satu tali persaudaraan yang rukun, dipenuhi Kasih yang tulus.

“Ijinkan saya dari mimbar ini, menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan DPR Papua dan seluruh Anggota DPR Papua, apabila dalam kerja dan pelayanan kami ASN dilingkungan DPR Papua mungkin membuat bapak ibu anggota dewan merasa kecewa, marah dan tidak nyaman, saya atas nama Sekwan dan seluruh staf memohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam,” ungkapnya.

“Biarlah perayaan Natal tahun 2021 ini membawa damai dan suka cita dihati kita, untuk tetap bergandengan tangan dalam perbedaan dan bekerja bagi semua orang. Terlebih sesama kita yang lemah, yang tak berdaya dan yang butuh sentuhan tangan kita,” timpalnya.

Untuk itu, Sekwan Juliana Waromi menambahkan, dari mimbar ini juga dengan penuh kerendahan hati, saya mohon dimaafkan apabila dalam persiapan perayaan Natal ini terdapat banyak kekurangan.

“Mohon diterima segala kekurangan kami panitia. Selain itu, saya juga ucapkan terimakasih atas keringanan langkah kaki bapak ibu untuk datang memenuhi undangan kami merayakan Natal bersama,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, diperayaan Natal ini juga melibatkan pengusaha-pengusaha Papua dan mama – mama Papua yang menyediakan berbagai menu khas Papua untuk melayani para tamu undangan. Bahkan, ada sekitar dua ribu paket makanan yang disediakan oleh mama – mama Papua untuk disuguhkan bagi para tamu undangan, dan itu habis tak tersisa. (Tiara).